Triwulan I 2022, Realisasi APBN BOSOWA Rp.369,81 M Tumbuh 0,59%
Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi belanja APBN di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) sampai dengan triwulan I 2022 sebesar Rp.369,81 miliar atau 14,63% dari total pagu sebesar Rp2,53 triliun. Bila dibanding dengan perode yang sama tahun lalu, mengalami pertumbuhan persentase sebesar 0,59% dari realisasi triwulan I tahun 2021 sebesar Rp.321,59 miliar atau 13,75% dari total pagu sebesar Rp.2,34 triliun.
Dari total realisasi belanja tersebut, untuk Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp.242,87 miliar atau 18,32% dari total pagu sebesar Rp.1,33 triliun dan Tansfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp.126,94 miliar atau 10,57% dari pagu sebesar Rp.1,20 triliun.
Data tersebut menggambarkan bahwa belanja Satker lingkup KPPN Watampone secara rata-rata telah melampaui target Nasional triwulan I 2022 sebesar 15%. Sementara realisasi untuk TKDD bagi Pemda BOSOWA masih di bawah target Nasional sebesar 15% pada triwulan I 2022.
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat di BOSOWA sampai dengan bulan Maret 2022 terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp.183,83 miliar atau 18,32% dari pagu sebesar Rp.972,27 miliar. Belanja Barang terealisasi sebesar Rp.50,35 miliar atau 15,92% dari pagu sebesar Rp.316,36 miliar. Belanja Modal terealisasi sebesar Rp.8,69 miliar atau 29,71% dari pagu sebesar Rp.29,25% dan merupakan terbesar realisasinya. Sementara itu, Belanja Bantuan Sosial merupakan satu-satunya belanja Pemerintah Pusat yang belum terdapat realisasi atau 0,00% dari pagu sebesar Rp.8,19 miliar.
Untuk TKDD di BOSOWA terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dengan pagu sebesar Rp.527,08 miliar dan belum terdapat realisasi. DAK Non Fisik telah terealisasi sebesar Rp.63,64 miliar atau 31,33% dari total pagu sebesar Rp.203,12 miliar, untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Kesetaraan yang dikelola oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Realisasi DAK Non Fisik merupakan yang terbesar persentasenya pada triwulan I 2022 ini. Tentunya juga sangat bermanfaat bagi sekolah atau satuan pendidikan. Dengan telah tersalurkannya dana BOS dan BOP untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di BOSOWA.
Sementara itu, untuk Dana Desa (DD) terealisasi sebesar Rp.63,30 miliar atau 13,44% dari total pagu sebesar Rp.471,15 miliar. Bila dilihat lebih detil per kabupaten, Kabupaten Bone





