Guna menyelaraskan strategi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menyelenggarakan weekly meeting yang berlangsung pada hari Rabu (12/11/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat kepala kantor ini dihadiri pejabat pengawas dan pejabat fungsional KPPN Watampone dengan mengusung tema “Pembahasan Isu dan Strategi Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Masing-Masing Subbagian/Seksi”, serta disertai dengan injeksi materi kepatuhan Internal “Early Warning System: Deteksi Dini Pelanggaran Kepatuhan”.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala KPPN Watampone ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang lebih solid antar unit kerja dalam mengevaluasi capaian dan merumuskan langkah strategis ke depan.
“Rapat hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh elemen di KPPN Watampone bergerak dalam satu koridor yang sama. Dengan membahas isu dan strategi secara terbuka, kita dapat mengantisipasi hambatan dan mempercepat proses pencapaian target kinerja,” ujar Kepala KPPN dalam sambutannya membuka rapat.
Dalam sesi pertama, setiap Subbagian dan Seksi menyampaikan laporan perkembangan tugas, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memaparkan rencana aksi untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan. Forum ini menjadi wadah yang konstruktif untuk tukar pikiran, sinkronisasi program, dan penyelesaian masalah secara kolaboratif.
Sesi kedua rapat diisi dengan materi khusus kepatuhan internal yang bertajuk “Early Warning System: Deteksi Dini Pelanggaran Kepatuhan”. Materi ini memberikan penekanan pada pentingnya membangun sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi penyimpangan atau ketidakpatuhan terhadap peraturan dan prosedur yang berlaku. Seluruh pegawai diajak untuk memahami indikator-indikator dini, mekanisme pelaporan, serta langkah pencegahan proaktif guna menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas tinggi dan zero tolerance terhadap pelanggaran.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Dengan Early Warning System ini, diharapkan setiap pegawai dapat menjadi sensor yang aktif, mampu mendeteksi dan melaporkan aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan sejak dini. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga integritas dan nama baik institusi,” jelas pemateri.
Injeksi materi ini, diharapkan setiap pegawai tidak hanya menjadi pelaksana tugas yang cakap, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga aspek kepatuhan dan good governance di institusi KPPN.
Dengan diselenggarakannya rapat ini, KPPN Watampone menunjukkan komitmennya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kinerja, mempererat sinergi internal, dan yang terpenting, mengukuhkan pondasi tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sejalan dengan visi Kementerian Keuangan untuk menciptakan birokrasi yang berintegritas tinggi dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




