Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menyelenggarakan Dialog Kinerja dan Risiko Organisasi (DKRO) pada hari Rabu (24/12/2025) di ruang rapat Kepala KPPN Watampone. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata, ini diikuti oleh pejabat pengawas dan pejabat fungsional KPPN Watampone dan mengangkat tiga agenda strategis untuk mengakhiri tahun anggaran 2025 dengan evaluasi dan persiapan yang matang.

Dialog dibuka dengan pembahasan utama mengenai “Progres Capaian Kinerja Kemenkeu Three Triwulan IV Tahun 2025” dengan menyoroti posisi dan kontribusi KPPN Watampone dalam mendukung target kinerja Kementerian Keuangan secara keseluruhan. Dibahas pula pencapaian indikator kinerja utama (IKU) satuan kerja, termasuk realisasi penyerapan anggaran, ketepatan waktu distribusi dana perbendaharaan, serta kualitas pelayanan kepada para stakeholder di wilayah kerja KPPN Watampone. Hasil evaluasi menunjukkan perkembangan yang positif, meskipun masih terdapat beberapa area yang memerlukan percepatan di sisa periode tahun anggaran.
Agenda kedua merupakan sesi “Sosialisasi Modul Kinerja Aplikasi Satu Kemenkeu dan Aplikasi Intense”. Pada sesi ini, tim teknis KPPN Watampone memaparkan panduan penggunaan dan fitur-fitur terbaru dari kedua aplikasi internal Kemenkeu tersebut. Aplikasi Satu Kemenkeu dan Intense menjadi tulang punggung dalam proses monitoring, evaluasi, dan pelaporan kinerja secara digital. Sosialisasi ini bertujuan memastikan seluruh pegawai mampu mengoptimalkan aplikasi untuk meningkatkan akurasi data, efisiensi kerja, dan kualitas analisis kinerja organisasi.
Puncak dari dialog kali ini adalah pembahasan mendalam mengenai “Mitigasi Risiko KPPN Watampone Triwulan IV Tahun 2025”. Forum ini secara khusus mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko operasional, keuangan, dan kepatuhan yang dihadapi di penghujung tahun. Melalui diskusi partisipatif, seluruh unit kerja menyampaikan assessment dan usulan langkah penanganan. Kepala KPPN menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif dan penyempurnaan prosedur pengendalian internal untuk mengantisipasi gangguan layanan, terutama terkait dengan puncak kegiatan penutupan tahun anggaran.
Dalam arahan penutupannya, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata menyatakan, “Dialog kinerja ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum refleksi dan penguatan sinergi. Capaian kinerja harus kita pertahankan, didukung dengan penguasaan teknologi melalui aplikasi kinerja, dan diamankan dengan mitigasi risiko yang proaktif. Mari kita pastikan penutupan Tahun 2025 berjalan lancar, akuntabel, dan memberikan nilai terbaik bagi negara.”
Kegiatan yang berlangsung kondusif dan penuh diskusi ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal KPPN Watampone dalam merespons dinamika tugas di akhir tahun, sekaligus menyiapkan fondasi yang kokoh untuk menyambut tahun anggaran berikutnya.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




