Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan memperkuat budaya kerja berintegritas, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menggelar kegiatan weekly meeting pada Rabu, 15 Juli 2026. Bertempat di ruang kepala KPPN Watampone, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata, dan diikuti oleh pejabat pengawas dan pejabat fungsional.

Kegiatan weekly meeting kali ini mengusung agenda utama "Pembahasan Isu dan Strategi Pelaksanaan Tugas termasuk Rencana Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional dan Kegiatan Masing-Masing Subbagian/Seksi " serta injeksi materi kepatuhan internal bertema "Budaya Anti Gratifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari." Forum ini menjadi sarana strategis untuk menyelaraskan langkah serta memperkuat sinergi antarunit dalam menghadapi dinamika tugas dan tantangan ke depan.
Dalam arahannya, Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata, menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang efektif di lingkungan internal sebagai fondasi utama pencapaian kinerja organisasi.
“Kegiatan weekly meeting ini merupakan forum strategis bagi kita semua untuk menyampaikan perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi isu yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah penyelesaian secara bersama. Koordinasi yang solid antara Subbagian dan Seksi adalah kunci keberhasilan kita dalam memberikan pelayanan yang prima dan akuntabel,”
Selanjutnya, forum diskusi dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada pembahasan kinerja, di mana masing-masing perwakilan unit kerja memaparkan capaian, kendala operasional, serta langkah strategis yang akan ditempuh ke depan. Berbagai isu strategis dibahas secara mendalam untuk memastikan setiap program dan target kinerja dapat tercapai secara optimal dan terukur.
Pada sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan injeksi materi kepatuhan internal yang mengangkat tema budaya anti gratifikasi. Materi ini disampaikan sebagai upaya penguatan nilai-nilai integritas dan pencegahan praktik korupsi di lingkungan kerja. Pegawai diingatkan untuk selalu mengenali potensi gratifikasi, menolak setiap pemberian yang berhubungan dengan jabatan, serta melaporkan gratifikasi yang tidak dapat ditolak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pembahasan ini menegaskan kembali komitmen KPPN Watampone dalam menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk korupsi, gratifikasi, dan pungutan liar.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi yang dinamis antara pimpinan dan seluruh pegawai. Di akhir acara, Kepala KPPN Watampone menyampaikan beberapa poin tindak lanjut yang harus segera diimplementasikan oleh masing-masing unit kerja untuk memastikan perbaikan dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Melalui forum rutin ini, KPPN Watampone menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengejar target capaian kinerja, tetapi juga memastikan seluruh proses dan perilaku pegawai senantiasa berada dalam koridor regulasi dan nilai-nilai integritas, guna memberikan layanan perbendaharaan yang optimal kepada para pemangku kepentingan.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




