#sp-footer{ background-color:#02275c;color:#ffffff; } #sp-bottom{ background-color:#01347c;color:#ffffff;padding:100px 0px; }

 

Data Terpilah Gender sebagai Instrumen Pengarusutamaan Gender di KPPN Wonosari

 

Data terpilah gender adalah data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan secara terpisah berdasarkan jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan. Data ini berfungsi untuk mengidentifikasi perbedaan kondisi, kebutuhan, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang diterima oleh laki-laki maupun perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan organisasi. Ketersediaan data terpilah gender menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG), sehingga kebijakan dan program yang disusun dapat lebih responsif, adil, dan inklusif.

Berdasarkan data SDM KPPN Wonosari tahun 2026, jumlah pegawai tercatat sebanyak 16 orang, yang terdiri atas 9 pegawai laki-laki (56,25%) dan 7 pegawai perempuan (43,75%). Komposisi ini menunjukkan representasi gender yang relatif seimbang, di mana proporsi pegawai perempuan telah mencapai lebih dari 40 persen dari total pegawai.

Dari aspek pendidikan, mayoritas pegawai memiliki kualifikasi pendidikan tinggi. Sebanyak 7 pegawai berpendidikan Strata 1 (S1), 3 pegawai berpendidikan Strata 2 (S2), 2 pegawai lulusan Diploma III PKN STAN, 2 pegawai lulusan SMA, serta masing-masing 1 pegawai lulusan D1 PKN STAN dan D3 non-PKN STAN. Kondisi ini menunjukkan bahwa KPPN Wonosari memiliki sumber daya manusia dengan kompetensi yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Dari sisi demografi usia, pegawai KPPN Wonosari didominasi oleh kelompok usia 50–59 tahun sebanyak 9 orang, diikuti kelompok usia 40–49 tahun sebanyak 4 orang, dan kelompok usia 30–39 tahun sebanyak 3 orang. Berdasarkan generasi, terdapat 9 pegawai Generasi X (56%) dan 7 pegawai Generasi Y (44%). Dominasi pegawai pada rentang usia 50–59 tahun menunjukkan perlunya perhatian terhadap isu regenerasi organisasi, transfer pengetahuan, dan persiapan suksesi jabatan guna menjaga keberlanjutan kinerja organisasi.

Pada struktur jabatan, terdapat 1 pejabat Eselon IIIA, 4 pejabat Eselon IVA, 1 pejabat fungsional mahir/lanjutan, dan 10 pegawai pelaksana. Dari sisi kepangkatan, pegawai terdiri atas 3 orang Pembina, 4 orang Penata Tingkat I, 2 orang Penata, 4 orang Penata Muda Tingkat I, dan 3 orang Penata Muda. Data ini menunjukkan struktur organisasi yang relatif ramping dengan dominasi pegawai pelaksana sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas operasional.

Ketersediaan data terpilah gender di KPPN Wonosari merupakan bagian penting dalam mendukung implementasi Pengarusutamaan Gender di lingkungan Kementerian Keuangan. Dengan data yang akurat dan terstruktur, organisasi dapat mengidentifikasi potensi kesenjangan, memetakan kebutuhan pengembangan SDM, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan responsif gender. Selain itu, data terpilah gender juga menjadi dasar dalam menciptakan lingkungan kerja yang memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pegawai tanpa membedakan jenis kelamin.

Melalui pemanfaatan data terpilah gender yang berkelanjutan, KPPN Wonosari dapat terus memperkuat tata kelola organisasi yang inklusif, profesional, dan berkeadilan. Dengan demikian, setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengelolaan keuangan negara.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search