
Halo #KancaIntress149! 👋✨
KPPN Wonosari terus berkomitmen mendukung transparansi dan efisiensi penerimaan negara melalui Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik dan pelaksanaan Treasury Single Account (TSA) Penerimaan.
Pada Senin (30/9), KPPN Wonosari telah melakukan monitoring dan evaluasi untuk Triwulan III dengan mengunjungi para mitra collecting agent: BPD DIY Cabang Wonosari, PT Bank BRI Cabang Wonosari, dan PT Pos Indonesia Cabang Wonosari.
Apa saja yang kami cek? Jam buka loket layanan, akses yang adil tanpa membedakan nasabah/non-nasabah, setoran tanpa batas minimum, bebas biaya layanan, hingga aktifnya kanal elektronik. Semua itu demi kenyamanan #KancaIntress149 dalam melakukan transaksi setoran penerimaan negara.
Kabar baiknya, semua Bank/POS persepsi telah mematuhi standar layanan secara elektronik sesuai ketentuan TSA! Terima kasih atas kerja sama dan komitmen luar biasa dari para mitra! 🙌
#LayananPrima #SIAPLAYANANPASTI#KPPNWonosari #PenerimaanNegara #TSA #SinergiUntukNegeri #InTress
Siang Kanca #intress149!
Hingga 31 Agustus 2024, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lingkup KPPN Wonosari menunjukkan perkembangan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa serapan anggaran telah mencapai 71.29% dari total pagu anggaran, dengan penyerapan anggaran untuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah masing-masing mencerminkan efektivitas dalam pelaksanaan program-program pemerintah. Cek realisasi anggaran per jenis belanja dan realisasi anggaran transfer ke daerah selengkapnya dengan slide konten berikut!
#kppn149 #kppnwonosari #kppnwonosarikawalapbn2024 #SiapLayananPasti


Pada Rabu (28/8), KPPN Wonosari beserta Pemda Gunungkidul mengadakan Forum Group Discussion dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Transfer ke Daerah dan Local Government bertempat di Ruang Kepala BKAD Kab Gunungkidul.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Bank beserta tim, Kasi Veraki, Kepala Bidang Perbendaharaan beserta tim, serta tim Akuntansi BKAD Kab Gunungkidul.
Dalam kegiatan tersebut dibahas dua agenda utama: Monev TKD serta Kertas Kerja Local Government. Agenda pertama tentang monitoring dan evaluasi atas permasalahan TKD yaitu membahas permasalahan dan kendala dalam pemenuhan syarat salur DAU, serta kendala pada penginputan capaian output SP2D BUD pada DAK Fisik Tahap 3. Kendala syarat salur DAU tersebut telah diekskalasi ke pusat dan terselesaikan, sementara untuk kendala penginputan menunggu Pengembangan dan Juknis OMSPAN DAK Fisik Tahap 3.
Agenda kedua fokus pada Kertas Kerja Local Government, yang meliputi wawancara dengan Pemda mengenai poin-poin complementary yang telah disediakan pada kertas kerja Local Government dan paparan tinjauan pelaksanaan asistensi BLUD.
KPPN Wonosari berserta jajaran akan terus bersinergi dengan Pemda Kab Gunungkidul dalam rangka kelancaran penyaluran TKD serta mendukung Treasury, Regional Economist dan Financial Advisory (TREFA).
#KPPNWonosari #PemdaGunungkidul #ForumGroupDiscussion #MonevTKD #LocalGovernment #TreasuryFinancialAdvisory

(Rabu, 28 Agustus 2024) KPPN Wonosari telah melaksanakan Kegiatan Bimbingan Mental Agama Islam dengan tema "Syukur". Kegiatan ini bertempat di Ruang Front Office KPPN Wonosari, yang dilaksanakan pada pukul 16.00 s.d 17.00 dengan narasumber KH. Bardan Usman. Kegiatan Bimbingan Mental Agama Islam dengan tema Syukur kali ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan praktik rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bimbingan ini, peserta diajak untuk menggali makna syukur secara sederhana, dimulai dari konteks hubungan rumah tangga hingga kebiasaan bersyukur sebagai ASN Kemenkeu.
Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), bersyukur memegang peranan penting dalam membentuk sikap profesional dan mental yang positif. Rasa syukur membantu ASN untuk lebih menghargai pekerjaan dan tanggung jawab yang diemban, serta memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas. Dengan bersyukur, ASN dapat mengatasi tekanan dan tantangan yang sering muncul dalam menjalankan tugasnya dengan lebih tenang dan bijaksana.
Selain itu, sikap syukur memotivasi ASN untuk terus belajar dan berkembang, meningkatkan hubungan kerja yang harmonis, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan menyenangkan. Dalam konteks Kemenkeu, bersyukur juga menguatkan dedikasi terhadap tujuan dan visi institusi, yakni mencapai pengelolaan keuangan negara yang transparan dan efektif. Melalui refleksi dan pembelajaran tentang pentingnya bersyukur atas nikmat yang diterima, peserta diharapkan dapat meningkatkan kepuasan batin dan membangun sikap positif yang membawa kedamaian dan kesejahteraan. Kegiatan ini juga mengajarkan bagaimana menerapkan rasa syukur dalam tindakan nyata, sehingga memperkuat iman dan kualitas kehidupan sehari-hari
#bintalagamaislam #bersyukur #syukur #bintalkppn #kppn149 #kppnwonosari