
Halo Kanca Intress#149,
Dalam rangka press tour Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai peran penting APBN dan Kemenkeu dalam mendorong perekonomian desa serta dukungan SMV/BLU kepada pelaku UMKM di desa. KPPN Wonosari turut serta mengikuti kegiatan Press Tour yang diadakan oleh Jajaran Kementerian Keuangan yang terdiri atas Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) bersama dengan Special Mission Vehicle (SMV) di lingkungan Kemenkeu, yaitu PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) serta Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) melakukan press tour di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Kamis (2/5). Press tour ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bagaimana SMV/BLU terlibat juga dalam mendongkrak perekonomian desa yang inklusif.
Kab Gunungkidul memiliki desa potensial, salah satunya Desa Nglanggeran. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi menetapkan Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi Desa Keuangan.
Desa Nglanggeran menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih predikat Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 atau Best Tourism Village dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO). Selain itu Desa Nglanggeran dipilih menjadi Desa Keuangan menimbang kinerja desa ini yang mampu menunjukkan pembangunan yang baik dan juga memiliki daya tarik yang potensial untuk mendongkrak perekonomian desa.
Di sektor pariwisata, misalnya, Desa Nglanggeran memiliki potensi agro wisata dan embung Nglanggeran, serta air terjun musiman Kedung Kandang.
Di sektor UMKM, Selain Homestay dengan view ikonik Gunung Api Purba, Desa Nglanggeran juga memiliki potensi perkebunan kakao, di mana Omah Cokelat Nglanggeran menjadi klaster pengolahan kakao dari hulu sampai hilir. Desa Nglanggeran juga memiliki potensi di sektor perkebunan, dengan komoditas utama kakao dan durian. Biji kakao hasil olahan masyarakat desa Nglanggeran juga berhasil menembus ke pasar internasional hingga expor ke negara Swiss.
Peran Dana Desa dalam hal ini juga sangat penting, Dana Desa merupakan salah satu komponen pemanfaatan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang disalurkan melalui belanja transfer ke daerah (TKD). Dana Desa merupakan sumber pendapatan terbesar desa dengan kapasitas fiskal yang kuat, sehingga desa dapat mengatasi kendala permodalan guna mendorong dan mengembangkan potensi ekonomi lokal di desa.
KPPN Wonosari sebagai KPA BUN telah menyalurkan dana desa salah satunya pada desa Nglanggeran, dari Pagu 813,4 M telah salur tahap 1 dengan total persentase 60%. Tahap 2 akan salur maksimal bulan Juni 2024.
KPPN Wonosari akan terus bersinergi mendukung penguatan peran UMKM masyarakat Kab Gunungkidul, serta mendukung kelancaran penyaluran Dana Desa di Kab Gunungkidul.
Kontributor:
Seksi Bank, KPPN Wonosari
#KPPNWonosari
#SIAPLAYANANPASTI
#KemenkeuDongkrakEkonomiDesa
#PressTourKemenkeu



