JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Kepala Kanwil DJPb DIY: Pengelolaan APBN Tugas Kita Bersama

 

Yogyakarta, 24 September 2024 - APBN selalu hadir di setiap lini kehidupan masyarakat. APBN sebagai #UangKita terus mendukung aktivitas masyarakat baik dalam kondisi normal maupun luar biasa.

 

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta dalam podcast TVRI Yogyakarta berjudul "Pojok Cendekia". Dipandu oleh Mahendra Bhirawa (@mahebhi), podcast tersebut mengangkat tema "Pengelolaan APBN Tugas Kita Bersama".

 

Melalui acara ini, Kepala Kanwil DJPb DIY memberikan penjelasan yang komprehensif namun mudah dicerna tentang kehadiran nyata APBN di setiap kegiatan masyarakat. Mulai dari subsidi bahan bakar, listrik, gas, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga kesehatan.

 

"Kalau kondisi luar biasa contohnya saat Pandemi Covid-19 kemarin. Negara memberikan subsidi, menjaga perekonomian lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga bantuan kesehatan yang memiliki alokasi sendiri. Semua itu ditanggung APBN sebagai alat pemerintah dalam pelaksanaannya," jelas Agung Yulianta.

 

Selain itu, Kepala Kanwil DJPb DIY juga menyampaikan keterkaitan antara APBN dan APBD dengan bahasa yang mudah dipahami. Dan salah satu tugas Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan yaitu mengoordinasikan pengelolaan APBN dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Kepala Kanwil DJPb DIY pun menjelaskan unsur-unsur dalam APBN seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) hingga Dana Insentif Daerah (DID) dengan bahasa yang mudah diterima oleh khalayak. Dia menegaskan Kanwil DJPb hadir untuk mengoordinasikan agar kebijakan pusat dan daerah yang bersumber dari APBN selaras sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

"Tugas kami berkolaborasi dan bersinergi dengan kantor vertikal kementerian/lembaga di daerah serta pemerintah daerah supaya pengelolaan uang negara dan implementasi programnya tidak jauh dengan rencana saat APBN disusun. Kita terus berkolaborasi bagaimana cara mengelola uang negara, karena ini uang rakyat dan harus kembali untuk rakyat," tuturnya.

 

Selain itu, Kanwil DJPb juga mengemban tugas sebagai Regional Chief Economist (RCE). Melalui tugas ini, Kanwil DJPb memiliki mandat untuk menganalisis program pemerintah apakah sudah terasa dampaknya oleh masyarakat.

 

"Kami juga membuat analisis rancangan program pemerintah apakah sudah terlihat manfaatnya untuk masyarakat dengan melihat indikator ekonomi makronya untuk kemudian dijadikan sebagai rekomendasi untuk policy maker. Melalui analisis itu kita bisa melihat apakah program untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan prevalensi stunting, dan lain sebagainya apakah berkurang, lalu ekonomi bergerak seperti apa," katanya.

 

Semua tentang APBN dan tugas Kanwil DJPb DIY dijelaskan secara komprehensif namun dengan bahasa yang mudah dicerna oleh Agung Yulianta melalui podcast ini. Untuk menyaksikan podcast "Pojok Cendekia" bersama Kepala Kanwil DJPb DIY dapat disaksikan melalui link berikut.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search