JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Kerja Sama dengan UPN Veteran Yogyakarta, Kepala Kanwil DJPb DIY Usulkan Hadirnya APBN Center

 

Yogyakarta, 26 September 2024 - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan salah satu bentuk kerja sama itu bisa diwujudkan dalam program APBN Center.

 

Hal itu disampaikan Agung saat menyampaikan keynote speech saat pembukaan Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan II Tahun 2024 dan Expo UMKM di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN Veteran Yogyakarta, Condongcatur, Depok, Sleman pada Kamis (26/9/2024). Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan MoU antara Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta dengan Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si yang disaksikan oleh Kepala Kanwil Ditjen Pajak DIY, Erna Sulistyowati dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UPN Yogyakarta, Dr. Hendro Widjanarko, S.E., M.M.

Agung mengatakan kerja sama ini sangat bagus karena Kanwil DJPb DIY akan mendapatkan dukungan dari akademisi terutama civitas akademika UPN Veteran Yogyakarta dalam meningkatkan literasi masyarakat tentang APBN. Semua informasi tentang APBN, menurut Agung dapat diwujudkan dalam bentuk APBN Corner.

 

"Ke depan kami berharap ada APBN Center di kampus, terutama di UPN Veteran Yogyakarta yang menjadi perguruan tinggi pertama yang menandatangani MoU dengan kami dalam program ini. Saat kita bicara tentang APBN Center, tentu nanti ada data tentang penerimaan pajak, ada tentang bea cukai, ada tentang aset negara, dan tentu ada tentang perbendaharaan. Semoga ini nanti bisa lebih lengkap dari yang sudah ada," kata Agung.

 

Kemudian, kerja sama lainnya bisa dituangkan dalam bentuk keterlibatan akademisi memberikan rekomendasi mengenai kebijakan keuangan negara menghadapi dinamika global, nasional serta regional. Selanjutnya, para akademisi juga bisa dilibatkan dalam monitoring dan evaluasi kebijakan keuangan negara yang sudah dilaksanakan.

 

Sementara itu, Agung menyatakan Kanwil DJPb DIY siap mendukung implementasi Tri Dharma perguruan tinggi. Bahkan Agung menegaskan komitmen Kanwil DJPb DIY untuk menyiapkan data-data yang diperlukan akademisi dalam mengembangkan penelitian tentang keuangan negara.

 

"Ini menjadi pintu untuk edukasi kepada pihak lain melalui perguruan tinggi. Selain itu, kami siap mendukung implementasi Tri Dharma perguruan tinggi. Kami siap support semua, bahkan kalau ada instansi yang mau mengembangkan penelitian keuangan negara kami sangat sambut baik," tuturnya.

 

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UPN Yogyakarta, Dr. Hendro Widjanarko, S.E., M.M. mewakili rektor UPN menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dengan Kanwil DJPb DIY dalam meningkatkan literasi APBN. Menurutnya hal ini penting sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

"Dinamika lingkungan strategis regional dan global selalu membawa implikasi langsung maupun tak langsung sehingga akan mempengaruhi ekonomi Indonesia. Saat ini perhatian dunia adalah perubahan iklim yang telah menimbulkan bencana di berbagai belahan dunia. Kebijakan fiskal sebagai alat pemerintah untuk mencapai sasaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat perlu disusun secara efektif dan diharapkan mampu meningkatkan perbaikan kualitas indikator-indikator ekonomi makro sekaligus kesejahteraan di daerah. Keduanya menjadi indikator kesuksesan sasaran pembangunan dalam konteks nasional untuk mencapai Indonesia Emas 2045," ucap Hendro.

 

Setelah pembacaan sambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Dr. Didi Nuryadin, S.E., M.Si. selaku dosen Jurusan Ilmu Ekonomi UPN "Veteran" Yogyakarta. Bertindak sebagai narasumber yaitu Kasi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II A, Tengku Yustisia Abdul Rahman, S.E., Ak., MBA. serta Kepala Tim Perumusan KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Arya Jodilistyo.

 

Dalam Kajian Fiskal Regional kali ini, Kanwil DJPb DIY mengangkat tema dampak perubahan iklim terhadap perekonomian regional, nasional maupun global. Kinerja APBN dan APBD yang positif dan perekonomian yang tetap tumbuh diharapkan dapat menopang Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan seperti dampak perubahan iklim, fluktuasi ekonomi global, dan perubahan kondisi pasar.

 

Bersamaan dengan acara tersebut, digelar juga “Expo UMKM Pasar Tibankeu” yang dimeriahkan 44 booth UMKM di halaman Auditorium UPN "Veteran" Yogyakarta. Selama 2 hari yaitu tanggal 26-27 September 2024, para pengunjung juga dihibur dengan live music dan berbagai games berhadiah serta disediakan 200 voucher belanja UMKM juga bakal dibagikan untuk para pengunjung yang beruntung.

 

Selain berbagai acara dan fasilitas menarik di atas, bazar UMKM yang mengangkat tema “UMKM Naik Kelas Menuju Indonesia Maju” ini juga menggandeng unsur Kementerian Keuangan lingkup DIY lainnya serta menghadirkan talkshow untuk menambah pengetahuan kita untuk mengembangkan UMKM. Tema talkshow yang diangkat yakni “Jiwa Entrepreneurship” yang menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Pemprov DIY, “e-Lelang” oleh KPKNL Yogyakarta serta “Pembiayaan Murah” oleh BPD DIY pada tanggal 27 September 2024.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search