JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Pendapatan Negara di DIY Tumbuh Signifikan 12,33% yoy, Capai Rp8,07 Triliun hingga 31 Oktober 2024

 

Yogyakarta, 20 November 2024 - Kinerja Pendapatan dan Hibah Negara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) konsisten menunjukkan sinyal positif perekonomian. Sampai dengan akhir bulan Oktober 2024, realisasi Pendapatan dan Hibah Regional DIY mencatatkan kenaikan 12,33% yoy dengan realisasi sebesar Rp8,07 triliun atau 84,78% dari target.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Agung Yulianta dalam kegiatan "Press Conference Kinerja APBN DIY untuk Realisasi sampai dengan 31 Oktober 2024" yang digelar di Kanwil DJPb DIY, Maguwoharjo, Depok, Sleman pada hari ini, Rabu (20/11/2024). Agung menjelaskan capaian ini terutama didorong oleh kenaikan pada penerimaan perpajakan dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang masing-masing tumbuh 12,96% dan 10,8%.

 

"Kenaikan PNBP secara signifikan disumbangkan oleh Pendapatan BLU terutama realisasi pendapatan Jasa Pelayanan Rumah Sakit dan Pendidikan masing-masing Rp1,29 triliun dan Rp393,57 miliar," ucap Agung.

 

Di samping itu, realisasi Penerimaan Perpajakan sampai dengan akhir Oktober 2024 mencapai Rp5,77 triliun atau naik Rp662,7 miliar dari periode yang sama di tahun 2023 yang mencatatkan realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp5,11 triliun. Penerimaan Perpajakan didominasi oleh Pajak Penghasilan yang berkontribusi 54,91% dan Pajak Pertambahan Nilai yang berkontribusi 32,10% dari total penerimaan perpajakan.

 

Penerimaan Cukai mencapai Rp667,87 yang mencatatkan kenaikan 5,60% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan realisasi Rp637,59 miliar. Komponen Pajak Lainnya yang sebelumnya terkoreksi 1,49% mengalami kenaikan sebesar 1,01% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

 

Sedangkan, PNBP pada bulan Oktober 2024 naik 10,80% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Realisasi PNBP mencapai Rp2,29 triliun (107,4% dari target) yang terdiri atas PNBP Lainnya sebesar Rp530,39 miliar (186,9% dari target) dan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) Rp1,76 triliun (95,2% dari target).

 

"Pertumbuhan pada PNBP Lainnya ditopang dari peningkatan yang konsisten pada Pendapatan Biaya Pendidikan, Penerbitan STNK serta Pendapatan dari BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL)," ujar Agung.

 

Menurutnya, kinerja APBN Regional DIY menunjukkan pertumbuhan positif secara keseluruhan, baik pada Pendapatan Negara maupun Belanja Negara yang mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal yang sehat. Potensi dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas perlu dimitigasi oleh pemerintah.

 

"Peran APBN terus menjadi instrumen yang kredibel sebagai shock absorber dalam melindungi masyarakat dan menjaga kestabilan perekonomian terus dioptimalkan," kata Agung.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search