JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Realisasi Belanja APBN di DIY Capai Rp19,18 Triliun, Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah pada Akhir Oktober 2024

 

Yogyakarta, 20 November 2024 - Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai Rp19,18 triliun atau 75,65% dari pagu sampai dengan 31 Oktober 2024. Kinerja positif APBN ini berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di DIY.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Agung Yulianta dalam kegiatan "Press Conference Kinerja APBN DIY untuk Realisasi sampai dengan 31 Oktober 2024" yang digelar di Kanwil DJPb DIY, Maguwoharjo, Depok, Sleman pada hari ini, Rabu (20/11/2024). Agung menjelaskan realisasi belanja dan pendapatan negara di DIY sama-sama mencatatkan pertumbuhan positif.

 

"Realisasi Belanja Negara tercatat tumbuh 7,13% yoy dengan realisasi sebesar Rp19,18 triliun atau 75,65% dari pagu sampai dengan 31 Oktober 2024," ujar Agung Yulianta.

 

Ada dua komponen utama Belanja Negara yang mengalami pertumbuhan cukup menggembirakan yaitu Belanja Pemerintah Pusat yang tumbuh 8,80% yoy dengan realisasi 67,12% pagu dan TKD (Transfer ke Daerah) tumbuh 5,41% dengan realisasi 87,48%. Lalu ada Belanja Pemerintah Pusat meliputi realisasi Belanja Pegawai Rp4,25 triliun, Belanja Barang Rp4,08 triliun, Belanja Modal Rp1,55 triliun, dan Belanja Bantuan Sosial Rp18 miliar.

 

Kinerja positif Belanja Negara terutama dipengaruhi pertumbuhan Belanja Barang dengan realisasi terbesar pada kegiatan Dukungan Pelayanan Kesehatan Unit Pelaksana Teknis Ditjen Pelayanan Kesehatan sebesar Rp843,15 miliar. Sedangkan Belanja Modal terkontraksi disebabkan kondisi lapangan baik struktur tanah maupun bentuk alam lainnya yang menyebabkan terganggunya waktu pelaksanaan kegiatan sehingga menjadi kendala penyerapan anggaran.

 

Sedangkan Transfer ke Daerah dan Dana Desa ditopang oleh kenaikan positif realisasi penyaluran Dana Perimbangan sebesar 7,45% yoy. Kemudian, Dana Keistimewaan juga tumbuh 4,34% yoy dan Dana Desa sebesar 2,67% yoy.

 

"Hingga akhir tahun, Belanja Pemerintah Pusat diproyeksikan terealisasi 97,7% dari pagu dan mengalami kenaikan 8,8% yoy," tutur Agung.

 

Menurutnya, kinerja APBN Regional DIY menunjukkan pertumbuhan positif secara keseluruhan, baik pada Pendapatan Negara maupun Belanja Negara yang mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal yang sehat. Potensi dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas perlu dimitigasi oleh pemerintah.

 

"Peran APBN terus menjadi instrumen yang kredibel sebagai shock absorber dalam melindungi masyarakat dan menjaga kestabilan perekonomian terus dioptimalkan," kata Agung.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search