
Yogyakarta, 13 November 2024 - Aspek kepemimpinan atau leadership sangat dibutuhkan untuk menggerakkan seluruh komponen terkait demi mencapai tujuan besar secara bersama-sama. Tujuan yang dimaksud yakni kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta saat membuka sesi Capacity Building yang digelar di Aula Lantai III Kanwil DJPb DIY, Maguwoharjo, Depok, Sleman pada Senin (11/11/2024). Acara ini juga diikuti secara daring oleh pimpinan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Agung menegaskan aspek leadership seharusnya tidak hanya dijalankan oleh pimpinan, tetapi seluruh pegawai diharapkan memilikinya. Menurutnya, seluruh elemen di Kementerian Keuangan perlu menanamkan jiwa seorang leader, punya ide kreatif, visioner, inovatif, dan mampu membuat perencanaan strategis agar semua proses berjalan on track hingga mencapai tujuan.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Perbendaharaan yang meminta seluruh pejabat tinggi yang telah mengikuti Capacity Building tentang kepemimpinan di kantor pusat agar menularkan proses peningkatan leadership di lingkungan unit masing-masing," ucap Agung.
Kepala Kanwil DJPb DIY juga mengungkap pentingnya pimpinan KPPN lingkup DIY untuk mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kepala KPPN memiliki peran krusial untuk menggerakkan serta berkolaborasi dengan stakeholder terkait demi menghadirkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di DIY.
"Oleh karena itu dibutuhkan jiwa-jiwa leader yang bisa memengaruhi dan mengarahkan seluruh komponen untuk bergerak bersama ke arah sesuai visi yang sudah jelas," kata Agung.
Kegiatan Capacity Building ini diawali dengan penampilan Tim Karawitan Kanwil DJPb DIY yang terdiri atas perwakilan pegawai dari setiap bagian. Merela memainkan gamelan Jawa sekaligus menyanyikan tembang Jawa berjudul “Waru Dhoyong”, “Sluku-sluku Bathok”, “Dhawet Ayu”, dan “Slendhang Biru”.
Selanjutnya, hadir Setyoadi Purwanto, M.Pd.I (Kak Adi Kitana) selaku Ketua STPI Bina Insan Mulia, trainer kreativitas, dan pemerhati dunia pendidikan menyampaikan materi utama. Materi disampaikan secara menarik dan interaktif yang diselingi dengan permainan tim. Beberapa aspek yang dibahas yaitu bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang membuat anggota tim merasa aman secara emosional untuk berbicara, berbagi ide, dan berkontribusi tanpa rasa takut akan penilaian negatif atau konsekuensi buruk. Lalu, bagaimana pemimpin dan bawahan harus membangun kepercayaan dengan menunjukkan integritas, mendengarkan dengan empati, dan mendukung satu sama lain.




