
Yogyakarta, 25 November 2024 - Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berperan krusial dalam menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran APBN yang tepat waktu. Untuk mendukung tugas dan peran DJPb tersebut, diperlukan reputasi baik dan kepercayaan (trust) dari khalayak serta stakeholder terkait.
Demi memupuk kesadaran individu dan organisasi tentang pentingnya citra baik serta kepercayaan publik, Kanwil DJPb Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Service Excellence dengan tema "Menjaga Profesionalisme, Menjaga Citra Diri dan Organisasi" di Aula Lantai III Kanwil DJPb DIY, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (21/11/2024). Service Excellence kali ini menghadirkan narasumber dari Bank Muamalat yaitu Ibu Tita dan Bapak Taufik.
Dalam sembutannya sekaligus membuka acara, Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan kegiatan Service Excellence merupakan agenda rutin yang esensial. Terutama, mengingat tugas dan peran DJPb yang semakin berkembang dalam mengawal pelaksanaan APBN yaitu sebagai Treasurer, Regional Chief Economist, dan Financial Advisor.
"Dibutuhkan kepercayaan (trust) dan reputasi yang baik untuk mendukung keberhasilan tugas dan peran DJPb," ucap Agung.
Kepala Kanwil DJPb DIY mengingatkan pentingnya citra baik di tingkat individu maupun lembaga serta motivasi internal organisasi untuk terus meningkatkan kinerja. Agung juga berpesan bahwa reputasi yang terpercaya mempermudah membangun jaringan, meningkatkan outcome, dan menciptakan peluang baru.
"Komunikasi dan layanan yang baik memberikan kepuasan kepada para penerima layanan. Service Excellence penting sebagai pembekalan untuk membangun profesionalisme, memperbarui pemahaman, dan mengembangkan diri secara berkelanjutan agar pegawai selalu sigap menghadapi dinamika eksternal, sehingga kualitas layanan tetap optimal dan relevan," ucap Agung.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Tita dan Bapak Taufik mengenai poin-poin penting dalam Service Excellence. Mulai dari dasar Service Excellence, standar dalam pemberian pelayanan, seni dari komunikasi sebagai bagian dari pelayanan hingga mengelola komplain yang datang.
Pemberian materi dilakukan secara interaktif dengan adanya tanya jawab dengan pegawai Kanwil DJPb DIY dan KPPN lingkup DIY. Para peserta secara aktif bertanya kepada narasumber mengenai sejumlah hal, terutama terkait pengalaman pelayanan dari organisasi kepada stakeholder terkait yang sudah dijalankan selama ini.




