
Yogyakarta, 7 Mei 2025 - Pemerintah pusat telah mengucurkan hampir Rp350 miliar atau tepatnya Rp349,48 miliar untuk bantuan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 31 Maret 2025 atau triwulan I 2025. Jumlah itu disalurkan melalui beberapa program yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Agung Yulianta menjelaskan Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang dapat dirasakan oleh masyarakat DIY berupa bantuan sosial antara lain lewat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang terealisasi Rp191,97 miliar kepada 319.945 peserta. Lalu ada Program Keluarga Harapan (PKH) yang terealisasi Rp143,28 miliar untuk 185.140 peserta.
"Yatim Atensi (YAPI) terealisasi Rp13,87 miliar untuk 20.808 peserta," ujarnya dalam konferensi pers 'Kinerja APBN Kita Regional DIY Triwulan I 2025' yang digelar di Gedung Treasury Learning Center, Ngupasan, Yogyakarta pada Rabu (7/5/2025).
Selanjutnya, ada Bantuan Pendidikan antara lain Progam Penerima BOS (Kemenag) yang teralisasi Rp360 juta. Realisasi itu menyasar 368 penerima.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJP DIY) sekaligus Kepala Perwakilan Kemenkeu DIY, Erna Sulistyowati menjelaskan kinerja APBN pada triwulan I tetap solid menjaga perekonomian nasional dan regional. Realisasi Belanja Negara tetap on track dan APBN menjadi instrumen penting menjaga kinerja perekonomian.
"APBN terus dioptimalkan dalam mendukung prioritas pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Diketahui kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur Kemenkeu Satu DIY. Selain dari Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Pajak, hadir pula perwakilan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, Balai Diklat Keuangan DIY, dan lain-lain.




