
Yogyakarta, 30 Oktober 2025 - Kementerian Keuangan Satu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-79 pada Kamis (30/10/2025) di Gedung Keuangan Negara (GKN) Yogyakarta. Momen ini dimanfaatkan seluruh unsur Kemenkeu Satu DIY untuk meneguhkan tekad dalam bersinergi dan berkolaborasi demi menjaga Rupiah tetap kuat serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia.
Upacara berlangsung lancar dan khidmat yang juga diwarnai dengan pembacaan Teks Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb) DIY, Agung Yulianta yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan peringatan HORI ke-79 menjadi momentum bagi seluruh insan Kemenkeu agar menjalankan tugasnya semaksimal mungkin demi memastikan setiap Rupiah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pembacaan amanat Menteri Keuangan tersebut, pembina upacara mengatakan bahwa HORI ke-79 diperingati dengan upacara bendera untuk mengingat perjuangan para pendiri bangsa yang menegaskan kedaulatan ekonomi Indonesia lewat pencetakan uang sendiri, yaitu Rupiah. Tak hanya sekadar uang, Rupiah merupakan simbol keberanian dan tekad bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri.
"Kalau dulu perjuangannya lewat mencetak ORI, hari ini perjuangan kita adalah menjaga rupiah tetap kuat, memastikan APBN bekerja untuk rakyat, dan membangun kepercayaan publik," kata Kepala Kanwil DJPb DIY.
Tak hanya itu, Agung Yulianta turut mengingatkan agar setiap insan Kemenkeu harus menjaga nilai integritas dan profesional dalam bekerja sehingga kepercayaan publik terbangun. Ia juga menjelaskan pentingnya Kemenkeu sebagai lembaga negara untuk mendukung program-program prioritas pemerintah yang tertuang melalui tema "Kemenkeu Satu, Kawal Asta Cita".
"Itulah makna sejati Hari Oeang: menjaga kedaulatan, membangun kepercayaan, dan menyalakan harapan," tutur Agung Yulianta.
Di akhir amanatnya, Menteri Keuangan berpesan agar Kemenkeu menjadi penggerak ekonomi nasional yang memastikan setiap kebijakan mendorong pertumbuhan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.




