
Yogyakarta, 9 Oktober 2025 - Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, generasi muda diharapkan tergugah kesadarannya untuk memahami bagaimana APBN bekerja. Dengan begitu, para pemuda dan pemudi bisa mengambil perannya untuk turut serta mengawal agar setiap rupiah yang dibelanjakan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu yang selalu digaungkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) dalam setiap kesempatan saat menyampaikan berbagai hal tentang APBN kepada siswa-siswi sekolah. Tak terkecuali saat menerima kunjungan puluhan siswa SMK Yapalis Krian, Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 9 Oktober 2025.
Dalam sambutannya mewakili Kepala Kanwil DJPb DIY, Kepala Subbagian Kepegawaian Kanwil DJPb DIY, Imam Pratikno mengaku bahagia bisa menerima kehadiran siswa dan siswi SMK Yapalis Krian dalam rangka mempelajari lebih jauh tentang realisasi APBN. Melalui kegiatan ini, ia berharap para siswa mampu memahami kehadiran langsung APBN dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk saat mengenyam pendidikan di bangku sekolah.
"Kami juga senang bisa memiliki kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai keuangan negara, terutama kepada para generasi muda agar mereka memahami bagaimana APBN menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMK Yapalis, Himawan Sutanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kanwil DJPb DIY yang telah menerima dengan hangat siswa-siswinya yang ingin belajar mengenai APBN. Menurutnya, para siswa diharapkan mampu menyerap materi yang disampaikan sehingga berguna bagi proses pendidikan mereka.
Para siswa dari SMK Yapalis mendapatkan materi mengenai kehadiran APBN dalam kehidupan sehari-hari melalui paparan yang disampaikan Analis Perbendaharaan Negara Kanwil DJPb DIY, Arif Ikhsan Nur Hikmawan. Mereka juga mendapatkan materi mengenai penerapan pengarusutamaan gender (PUG) dalam kegiatan sehari-hari di kantor instansi pemerintah dari Mutia Rizki selaku Duta PUG Kanwil DJPb DIY.
Siswa-siswi SMK Yapalis pun menyimak secara seksama setiap materi yang diberikan, termasuk penjelasan mengenai bagaimana APBN hadir di masyarakat, mulai dari subsidi bahan bakar minyak, program pengendalian inflasi, dan tentu saja soal Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Mereka juga tampak antusias bertanya saat diberi kesempatan berdiskusi.




