Batang, 15 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat peran sebagai Regional Chief Economist, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jawa Tengah bersama seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) lingkup Jawa Tengah melaksanakan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan kawasan sekaligus mengidentifikasi potensinya sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai perkembangan KEK Industropolis Batang. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa kawasan ini telah resmi ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2025. KEK Industropolis Batang dikembangkan sebagai kawasan yang mengintegrasikan sektor industri dan pengolahan, distribusi dan logistik, serta pariwisata dengan konsep Smart, Green, and Sustainable. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menarik investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain menerima paparan, rombongan Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah dan KPPN lingkup Jawa Tengah juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area di dalam kawasan untuk melihat perkembangan infrastruktur serta aktivitas yang telah berjalan. Kunjungan lapangan ini menjadi sarana untuk memperoleh gambaran nyata mengenai perkembangan kawasan dan kesiapan KEK Industropolis Batang dalam mendukung peningkatan aktivitas ekonomi.
Pada kesempatan yang sama, Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah juga melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, S.H. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai peluang, tantangan, serta dukungan yang diperlukan dalam pengembangan KEK Industropolis Batang agar mampu memberikan dampak yang optimal terhadap perekonomian daerah. Melalui forum ini, para peserta juga bertukar pandangan mengenai potensi kawasan dalam menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor-sektor ekonomi lainnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk mengawal berbagai inisiatif strategis yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Sebagai Regional Chief Economist, Kanwil DJPb Jawa Tengah terus berkomitmen menyediakan analisis dan informasi ekonomi yang dapat menjadi masukan dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Dengan semakin berkembangnya KEK Industropolis Batang, diharapkan kawasan ini dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta berkembangnya aktivitas industri, logistik, dan sektor pendukung lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.



