Stimulus ekonomi bukan hanya soal angka dan kebijakan makro, tetapi juga tentang bagaimana denyutnya terasa di tengah masyarakat. Di berbagai sudut kota, stimulus hadir dalam bentuk yang sederhana namun bermakna: memberi ruang bagi ide-ide tumbuh dan memberi peluang bagi mimpi-mimpi kecil untuk menjadi nyata.
Salah satu wujudnya adalah keberadaan Sekolah Rakyat, sebuah gerakan pendidikan alternatif yang tumbuh dari semangat gotong royong. Di Surabaya, sekolah rakyat menjadi contoh nyata bagaimana intervensi sosial dan dukungan ekonomi mampu membuka akses pendidikan bagi mereka yang kerap terpinggirkan. Data BPS menunjukkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu faktor pendorong produktivitas dan daya saing ekonomi daerah.
Dalam edisi buletin kali ini, kami mengajak Anda untuk mengulik lebih dekat cerita dari sebuah sekolah rakyat di Surabaya, mulai dari proses berdirinya hingga realisasi program yang dijalankan. Tak hanya itu, berbagai opini dan perspektif dari para kontributor kami juga akan memberikan sudut pandang baru tentang bagaimana stimulus ekonomi bekerja, bukan hanya dari pusat ke daerah, tetapi juga dari hati ke hati.





