Untuk mempersiapkan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Tiga Puskesmas di Ternate, Dinas Kesehatan Kota Ternate menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD di aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Malut (19/9). Kegiatan Bimtek melibatkan Kanwil DJPb sebagai pemateri dengan peserta dari Dinas Kesehatan, BPKAD, Puskesmas Siko, Puskesmas Kalumata, dan Pukesmas Kalumpang.
Dalam sambutannya, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Ternate, Haryani, menyampaikan bahwa bimtek ini bertujuan untuk mempersiapkan penerapan BLUD pada tiga Puskesmas di Kota Ternate. ”Diharapkan dengan bekal kemampuan menyusun RBA yang akan diperoleh, ketiga Puskesmas tersebut dapat mengelola keuangan BLUD dengan baik apabila nantinya ditetapkan sebagai BLUD” lanjutnya. Dari sisi sistem dan proses bisnis pengelolaan keuangan, dirinya juga menyatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan telah berkoordinasi secara intens dengan BPKAD dan Inspektorat Kota ternate.
Teknis penyusunan RBA disampaikan oleh Kepala Seksi PPA II-B Bidang PPA II Kanwil DJPb Malut, Avviz Elfarij. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain terkait konsep fleksibilitas pengelolaan keuangan BLUD secara umum, mekanisme penyusunan, pengajuan dan pengesahan RBA, serta format RBA. “RBA merupakan penjabaran Rencana Strategi Bisnis, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)” tutur Avviz. Ditekankan juga oleh Avviz bahwa RBA yang telah disetujui tersebut, nantinya digunakan sebagai acuan belanja operasional BLUD.
Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh peserta bimtek dalam sesi diskusi yang kemudian ditanggapi oleh pemateri. Salah satu poin yang mengemuka dalam diskusi adalah mengenai pencatatan alokasi anggaran untuk pendapatan dan belanja BLUD yang sebelumnya belum dikenal oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Kabid Akuntansi BPKAD Ternate,Sakir Albugis, menyatakan bahwa saat ini pencatatan pendapatan dan Belanja BLUD telah diakomodir oleh sistem informasi yang digunakan. Dirinya mengingatkan agar Puskesmas dan Dinas Kesehatan agar selalu berkoordinasi dengan BPAKD. “Dengan koordinasi yang baik, penerapan BLUD nantinya akan berjalan dengan baik” pungkasnya.



