
Kanwil DJPb NTT melaksanakan asistensi kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam membina BLUD pada (21/7). Kegiatan diawali sambutan Sekretaris Daerah, Yermia Ndapa Doda, yang dilanjutkan dengan presentasi seputar RSUD Waikabubak oleh Direktur RSUD, Ando Saragih.
Kanwil DJPb NTT kemudian menyampaikan materi memperkenalkan maksud kegiatan asistensi pembinaan BLUD dan menjelaskan prinsip-prinsip BLUD yang memiliki fleksibilitas, termasuk meluruskan pemahaman yang kurang tepat mengenai BLUD. Kanwil DJPb juga menjelaskan setiap aspek tata kelola BLUD, mulai dari pembina dan pengawas BLUD, tarif layanan, remunerasi, penganggaran BLUD, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset, akuntansi dan pelaporan, pengelolaan kinerja, pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan utang dan piutang hingga investasi. Selanjutnya, diskusi intensif dilakukan dengan fokus terkait penyusunan tarif layanan, penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), pengukuran kinerja BLUD.
Turut hadir dan turut berdiskusi dalam kegiatan tersebut adalah Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA dan tiga Kepala Puskesmas yang sedang dalam proses membentuk BLUD.
Pemerintah daerah dan BLUD berharap bahwa kegiatan masih akan berlanjut dalam kesempatan-kesempatan berikutnya untuk terus dapat mendampingi pemerintah daerah dan BLUD dalam upaya peningkatan tata kelola BLUD dan mempersiapkan calon BLUD. Kanwil DJPb Provinsi NTT menyatakan siap untuk memberikan asistensi dan mendampingi pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan BLUD.
Selengkapnya di Asistensi Pembinaan BLUD di Waikabubak, Sumba Barat.