STRATEGI ORGANISASI TAHUN 2026
Dalam pencapaian visi dan misi organisasi, Kanwil DJPb Provinsi Riau telah melakukan analisis penyusunan strategi organisasi menggunakan analisis STEP, yaitu sosial-budaya (sociocultural), teknologi (technological), lingkungan/ekonomi (Evironmental/Economic) dan politik/hukum (public policy/legal). Selanjutnya analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) untuk mengetahui kompleksitas permasalahan yang dihadapi dalam pencapaian tujuan organisasi.
PETA STRATEGI DAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2026
Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau menyusun Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai dasar pelaksanaan tugas, fungsi, serta pengukuran capaian kinerja organisasi. Dokumen ini merupakan kesepakatan kinerja antara Kepala Kanwil DJPb Provinsi Riau dengan Direktur Jenderal Perbendaharaan yang menjadi pedoman dalam memastikan setiap program, kegiatan, dan inisiatif strategis berjalan selaras dengan arah kebijakan organisasi.
Pada tahun 2026, Kanwil DJPb Provinsi Riau menetapkan 7 (tujuh) Sasaran Strategis yang diukur melalui 12 (dua belas) Indikator Kinerja Utama (IKU). Sasaran strategis tersebut dituangkan dalam Peta Strategi sebagai kerangka manajemen kinerja yang menggambarkan hubungan strategis antar tujuan organisasi dalam mendukung pencapaian visi Kementerian Keuangan.
Peta Strategi Kanwil DJPb Provinsi Riau mencakup empat perspektif utama sebagai berikut:
- Stakeholder Perspective
Perspektif ini menggambarkan nilai dan kontribusi organisasi dalam memenuhi harapan para pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, melalui pelaksanaan tugas yang memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan keuangan negara dan pembangunan.
- Customer Perspective
Perspektif ini menitikberatkan pada kualitas layanan kepada para pengguna layanan, dengan memastikan layanan yang diberikan responsif, efektif, dan mampu memenuhi kebutuhan para mitra kerja serta satuan kerja.
- Internal Process Perspective
Perspektif ini berfokus pada penguatan proses bisnis inti organisasi agar berjalan secara efektif, efisien, dan terintegrasi, sehingga mampu menghasilkan layanan yang berkualitas dan bernilai tambah.
- Learning and Growth Perspective
Perspektif ini menekankan pengembangan kapabilitas organisasi melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan kualitas tata kelola, penguatan budaya organisasi, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.
Peta Strategi dan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 menjadi landasan bagi Kanwil DJPb Provinsi Riau dalam memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan secara terarah, terukur, dan selaras dengan visi Kementerian Keuangan, guna memberikan kontribusi optimal bagi pengelolaan keuangan negara dan pembangunan yang berkelanjutan.






















