Palembang - Perkembangan ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan terus menunjukkan kemajuan. Dalam rangka memperkuat sinergi antar berbagai sektor, pada 25 September 2024, Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Perkembangan Ekonomi dan Sektor Keuangan di Provinsi Sumatera Selatan”.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama di sektor keuangan, termasuk Sekretaris KSSK Arief Wibisono, yang memberikan pandangan strategis mengenai stabilitas sistem keuangan di Sumatera Selatan. Turut hadir dalam FGD ini adalah perwakilan dari Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Selatan di Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta akademisi dari berbagai institusi.
Kepala Kanwil DJPb Sumsel Rahmadi Murwanto, memaparkan perkembangan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga akhir Agustus 2024. Selain itu, isu-isu strategis seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Ultra Mikro (UMi), dan Proyek Strategis Nasional (PSN) juga menjadi topik diskusi yang penting dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.
FGD ini menjadi wadah kolaborasi yang krusial bagi seluruh pihak terkait untuk membahas tantangan serta peluang yang ada dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan Sumsel. Kolaborasi antara berbagai lembaga diharapkan dapat terus berlanjut, menciptakan solusi inovatif dan mendorong perkembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan. [SA/SA]





