| Sehubungan dengan Perdirjen Perbendaharaan nomor PER-13/PB/2024 tentang Langkah-Langkah Dalam Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2024 dan dalam rangka meminimalisir temuan BPK yang berulang berupa Bendahara Pengeluaran terlambat/belum menyetorkan sisa dana UP/TUP ke Kas Negara sebagaimana telah diatur ketentuan dalam Pasal 26 Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-13/PB/2024, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: | ||
| 1. | Bendahara Pengeluaran menyetorkan seluruh sisa UP/TUP Tunai TA 2024 yang berada pada kas bendahara dalam bentuk tunai maupun dalam rekening bank ke Kas Negara paling lambat tanggal 31 Desember 2024 pukul 22.00 WIB. | |
| 2. | Untuk memudahkan satker dalam menentukan ketepatan jumlah sisa UP/TUP yang akan disetor ke kas negara, Satker wajib melakukan pencatatan transaksi UP/TUP pada aplikasi SAKTI secara realtime yang meliputi: | |
| a. | Memastikan seluruh SP2D UP/GUP/TUP sudah dicatat/direkam pada SAKTI; | |
| b. | Memastikan seluruh kuitansi belanja atas dana UP/TUP sudah dicatat/direkam pada SAKTI oleh Bendahara Pengeluaran/BPP. | |
| 3. | Bendahara Pengeluaran melakukan pencocokan data UP/TUP Tunai TA 2024 dengan KPPN sebelum melaksanakan penyetoran untuk mengetahui kebenaran nilai sisa UP/TUP Tunai yang akan disetor. Pencocokan data dilakukan dengan melihat data saldo UP/TUP melalui tautan https://linktr.ee/vera017 . | |
| 4. | Setelah Satker melakukan pengembalian sisa UP/TUP TA 2024 ke Kas Negara, Bendahara Pengeluaran mencatat/merekam bukti NTPN tersebut pada Aplikasi SAKTI. | |
| 5. | KPA menyampaikan laporan saldo UP/TUP Tunai TA 2024 untuk posisi sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 pukul 15.00 WIB kepada KPPN dalam bentuk PDF sesuai format terlampir. | |
| 6. | Satker mengunggah laporan dimaksud pada angka 5 dan mengisi rekapitulasi laporan saldo UP/TUP tunai tahun anggaran 2024 melalui tautan https://linktr.ee/vera017 paling lambat tanggal 31 Desember 2024 pukul 17.00 WIB. | |
| 7. | Petunjuk pencocokan data UP/TUP tunai dan format laporan saldo UP/TUP tahun anggaran 2024 antara KPPN dengan Bendahara Pengeluaran sebagaimana terlampir. | |
UNDUH S-1660/KPN.0801/2024:






