KPPN Buntok melaksanakan Sharing Session bersama Tim Pokja Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen terhadap integritas dan peningkatan kualitas tata kelola organisasi pada tanggal 27 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai penguatan integritas oleh Kepala KPPN Buntok, Bambang Sri Prastyono. Dalam arahannya, Bapak Bambang menekankan bahwa integritas merupakan landasan penting dalam pelaksanaan tugas, pengambilan keputusan, maupun pemberian pelayanan kepada masyarakat. Penguatan integritas perlu diwujudkan melalui konsistensi antara nilai, perilaku, dan tindakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Materi tersebut memberikan gambaran mengenai tahapan, strategi, serta mekanisme penilaian yang perlu diperhatikan dalam pembangunan ZI, sehingga upaya perubahan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi organisasi dan penerima layanan.
Pada sesi teknis, Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) KPPN Buntok, Seni Sumarno, memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai implementasi enam area/pokja pembangunan Zona Integritas. Pembahasan mencakup pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pokja, pengelolaan serta penyusunan eviden, hingga bagaimana setiap program dapat menunjukkan proses perubahan dan menghasilkan capaian yang terukur.
Selain aspek pembangunan ZI, kegiatan juga mengangkat konsep Island of Integrity sebagai upaya membangun lingkungan kerja yang memiliki komitmen kuat terhadap integritas. Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang mampu mencegah terjadinya penyimpangan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
Sharing Session ini menjadi ruang bagi KPPN Buntok dan Tim Pokja Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam penguatan integritas serta pembangunan Zona Integritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarsatuan kerja dalam mendorong perubahan positif, memperkuat budaya integritas, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.


