Jl. Martadinata, Kel. Simboro, Kec. Simboro Kepulauan, Mamuju, Sulawesi Barat
Bertempat di Ballroom Matos Hotel, pada tanggal 23 Oktober 2024, KPPN Mamuju melaksanakan Sosialisasi Langkah-Langkah Akhir Tahun 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh satker mitra kerja KPPN Mamuju.
Kegiatan diawali oleh Sambutan Kepala KPPN Mamuju, Ferry Taufik Saleh, yang dalam sambutannya menyatakan bahwa LLAT merupakan program yang dirancang Kementerian Keuangan untuk mengatur ketersediaan dana APBN dan agar tidak terjadi penumpukan pada akhir tahun. Selanjutnya, dalam menghadapi akhir tahun anggaran 2024, para Pengelola Keuangan di ingatkan untuk tetap tenang, semangat, fokus, optimis, teliti, dan menjadi yang terbaik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh 2 orang narasumber yakni Hepy Yudha Hariyanto, Analis Perbendaharaan Negara Ahli Pertama Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Barat, dan dilanjutkan oleh Taufiq, Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Mahir KPPN Mamuju. Dalam pemaparan materi kedua narasumber memaparkan prosedur dan mekanisme pelaksanaan anggara pada akhir tahun 2024. Selain itu juga diingatkan terkait tanggal-tanggal penting yang perlu menjadi perhatian dari para pengelola keuangan.
Selanjutnya acara beralih ke sesi Penyerahan Penghargaan/Award oleh KPPN Mamuju kepada Satker terpilih yang memiliki kinerja terbaik di beberapa Award yakni:
1. Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik s.d. Triwulan III tahun 2024. Yang terbagi dalam 3 kategori yakni Pagu Kecil, Pagu Sedang, dan Pagu Besar
2. Transaksi pada Aplikasi Digipay Satu Yang Mencapai Target
3. Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Terbaik
4. Penggunaan Cash Management System (CMS) Terbaik
5. Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Terbaik
6. Penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM) Terbaik
Dengan terlaksanakan kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan anggaran pada akhir tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik. Belanja pemerintah dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perekonomian daerah dan masyarakat.
Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang melanda wilayah Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021 mengakibatkan kerusakan yang cukup berat pada Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju. Sejak adanya gempa tersebut hingga tahun 2024, seluruh unit Kementerian Keuangan yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju, menempati dan berkantor di gedung yang terpisah. Menyikapi hal tersebut, pada tahun 2024 Kementerian Keuangan mencanangkan pembangunan kembali GKN Mamuju yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Karema, Kec. Mamuju.
Rekonstruksi GKN Mamuju ini ditandai dengan adanya acara Groundbreaking Rekonstruksi Gedung Keuangan Negara Mamuju yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2024. Acara seremonial ini dihadiri oleh Pj. Bupati Mamuju, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh jajaran Pimpinan dan Pegawai Kementerian Keuangan Sulawesi Barat. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju, Ferry Taufik Saleh, yang juga berkesempatan hadir dalam acara ini mengungkapkan bahwa acara groundbreaking ini merupakan tonggak penting bagi Kementerian Keuangan di Sulawesi Barat. "Groundbreaking hari ini merupakan satu momentum untuk bisa kembali bangkit dengan membangun suatu gedung baru. Ada satu semangat baru untuk lebih dekat melayani masyarakat," ungkapnya.
Kepala KPPN Mamuju juga menekankan pentingnya kolaborasi yang baik di antara semua pihak, termasuk vendor yang terlibat dalam proyek ini. "Kami berharap para vendor dapat bekerja dengan aman, mengutamakan keselamatan, dan memastikan proyek ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan demikian, pembangunan ini dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pembiayaan Kementerian Keuangan," tambahnya.
Pembangunan Gedung Keuangan Negara Mamuju ini diharapkan akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keuangan di Sulawesi Barat, serta menjadi simbol semangat baru untuk bangkit dan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.