Jl. Sisingamangaraja No.3, Drien Rampak, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, 23617

Berita

Seputar KPPN Meulaboh

KPPN MEULABOH DUKUNG PEMBERDAYAAN UMKM PEREMPUAN DAN PELESTARIAN BUDAYA LOKAL ACEH BARAT


KPPN Meulaboh, Dekranasda Aceh Barat, dan Pemda Aceh Barat berkolaborasi dalam Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Perempuan pada hari Rabu, 19 November 2025 di Aula KPPN Meulaboh. Kegiatan yang bertajuk “Perempuan Terampil Menuju Indonesia Mas” itu dibuka oleh Ketua Dekranasna Aceh Barat, Afrinda Novalia, yang juga merupakan istri dari Bupati Aceh Barat, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda Aceh Barat, Liza Nazmi (istri Wakil Bupati Aceh Barat), Kepala KPPN Meulaboh, beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Camat Johan Pahlawan Aceh Barat, Pimpinan BSI Cabang Imam Bonjol Meulaboh, pegawai Dekranasda Aceh Barat, sejumlah narasumber dari berbagai instansi/Lembaga, dan 15 orang peserta pelatihan.

Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut fokus pada pelatihan keterampilan praktis sulaman benang mas dan dilaksanakan selama 31 hari, terhitung sejak 19 November hingga 20 Desember 2025 di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Aceh Barat.

Peserta pelatihan ini adalah para perempuan muda yang tidak melanjutkan pendidikan berusia 25 tahun ke bawah yang berkomitmen mengembangkan keterampilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Dalam laporannya, Ketua panitia pelaksana kegiatan, Kartini, menyampaikan bahwa pelatihan PKW tahun ini dirancang secara komprehensif agar peserta memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, khususnya bidang kerajinan sulaman benang mas yang menjadi ciri khas budaya lokal.

Kegiatan yang didukung penuh oleh KPPN Meulaboh dan Pemkab Aceh Barat ini melibatkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk perajin sulaman benang mas yang telah sukses, pengusaha, akademisi, perbankan, hingga influencer atau konten kreator. Adapun materi pelatihan meliputi pengembangan karakter kewirausahaan, penguatan manajemen usaha, keterampilan menyulam benang mas, pengembangan rintisan usaha, serta manajemen keuangan.

Sementara itu Ketua Dekranasda Aceh Barat, Afrinda Novalia, dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal melalui keterampilan sulaman benang mas sekaligus mendorong peserta menjadi wirausaha mandiri yang kreatif dan inovatif.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik, menjadi wirausaha sukses yang berdaya saing, serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program PKW dapat terus berkelanjutan dan memberi dampak maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Afrinda menegaskan bahwa Dekranasda Aceh Barat berkomitmen untuk terus membina para perajin, meningkatkan kapasitas mereka, memfasilitasi akses pasar dan permodalan, serta mendorong pemanfaatan digitalisasi dalam usaha kerajinan.

 “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada  KPPN Meulaboh, atas dukungan sarana prasarana yang diberikan, serta kepada seluruh narasumber yang akan berbagi ilmu dan pengalaman dalam pelatihan ini. Semoga wawasan yang diperoleh dapat diaplikasikan peserta untuk menghasilkan produk yang lebih menarik, berdaya saing, dan bernilai tinggi,” tambahnya.

Sebagai salah satu program unggulan Dekranas, PKW bertujuan meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga melalui kegiatan ekonomi kreatif. Pelatihan ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian daerah.

Manfaat utama pelatihan PKW adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia usaha, khususnya kerajinan sulaman benang mas yang memiliki prospek pasar luas baik lokal, nasional, maupun internasional.

Dengan bekal keterampilan, manajemen usaha, serta dukungan rintisan usaha yang diberikan, peserta diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif yang mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga dan masyarakat.

Sementara itu Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono dalam sambutannya mengatakan bahwa selaku unit vertikal Kementerian Keuangan di daerah, pihaknya telah cukup banyak berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM pada berbagai kegiatan, antara lain :

  1. Kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, Kanwil Kementerian Hukum Aceh, Universitas Teuku Umar, Perbankan, dan HIPMI dalam kegiatan sosialisasi pendampingan Hak Merek dan Kontrak Bisnis bagi UMKM;
  2. Partisipasi dalam kegiatan PON XXI EXPO Aceh Barat dan terpilih seagai salah satu stand terfavorit;
  3. Monitoring dan evaluasi pembiayaan Ultra Mikro (UMi);
  4. Memfasilitasi digitalisasi pmasaran UMKM melalui platform “Keude Geutanyo” yang mendapat apresiasi dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh;
  5. Penyediaan galeri Pojok UMKM di ruangan front office KPPN Meulaboh.

“Kami dengan senang hati siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pemberdayaan UMKM sebagai pilar perekonomian bangsa. Pelaksanaan kegiatan PKW di KPPN Meulaboh ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan.”, tutur Linggo.

“Kami berharap kegiatan PKW ini berjalan lancar, sukses, dan tentunya bermanfaat dan bagi peserta pelatihan dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Aceh Barat”, pungkas Linggo.

#TREFA #InTress #BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif)

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

        

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

Search