Bertempat di Ruang Barakat, pada Rabu, 27 Agustus 2025, Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli didampingi Asisten III Bupati, Rudi Ismanto beserta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemda Tala menerima kunjungan kerja Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo dan Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan Tengah, Tetik Fajar Ruwandari. Kunjungan kerja tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Perwakilan Kementerian Keuangan di Kalimantan Selatan guna sinergi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Treasury, Regional Chief Economist dan Financial Advisory kepada Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut yang sering disapa Haji Uli menekankan bahwa kegiatan kunjungan kerja ini merupakan sarana silaturahmi antara perwakilan Pemerintah Pusat dan Pemda sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi di bidang perekonomian dengan tujuan yang mulia untuk peningkatan kesejahteraan Masyarakat Tanah Laut.
Selanjutnya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan menyampaikan kinerja penyaluran dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat ke Tanah Laut per 31 Juli 2025 yang telah mencapai Rp1,03 Triliun atau 56,3% dari pagu alokasi sebesar Rp1,83 Triliun. “Kinerja penyaluran TKD untuk wilayah Tanah Laut dapat dikatakan sudah baik, masing jenis TKD seperti Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus baik Fisik dan Non Fisik telah diselesaikan seluruh dokumen syarat salurnya” imbuhnya.
Catur juga menjelaskan bahwa adanya perubahan kebijakan penyaluran di Tahun 2025 seperti mekanisme penyaluran Dana Bagi Hasil dan juga pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dapat dieksekusi oleh Pemda dengan baik sehingga tidak terdapat keterlambatan dalam penyaluran TKD. Kinerja penyaluran TKD yang baik tersebut juga mampu diimbangi oleh kinerja realisasi APBD Tanah laut. Sampai dengan Akhir Juli 2025, Tanah Laut menduduki peringkat tertinggi di Kalimantan Selatan baik dari sisi kinerja realisasi Pendapatan APBD yang telah mencapai 69,1% dan Belanja APBD yang telah mencapai 43%. Hal tersebut menunjukan bahwa dana transfer yang telah disalurkan oleh Pemerintah Pusat dapat segera dieksekusi sehingga diharapkan dapat memberikan multiplier effect atas kegiatan dan proyek yang dilaksanakan pemerintah daerah, yang akan menambah pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat.
Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara yang akrab disapa Tetik, menekankan bahwa pengelolaan asset maupun barang milik daerah agar dilaksanakan dengan baik. “Optimalkan asset yang dimiliki, biarkan asset yang idle itu bekerja untuk memberikan tambahan pendapatan bagi daerah” pesannya.
Jl. Datu Insad, No. 79 Pelaihari – 70814
