KPPN Pematang Siantar
Jl. Brigjend Rajamin Purba, SH. No.119, Pematangsiantar

Berita

Berita Seputar Kegiatan KPPN Pematangsiantar

Preliminary Focus Group Discussion (FGD) Triwulan III Tahun 2022

KPPN Pematang Siantar melaksanakan Preliminary Focus Group Discussion (FGD) Triwulan III Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 September pukul 16.00 s.d. 17.30 bertempat di Aula KPPN Pematang Siantar.

FGD dibuka dengan sambutan dari Kepala KPPN Pematang Siantar, Bapak Iwan Hanafi. FGD diadakan setiap triwulan dengan materi yang telah disampaikan oleh Kantor Pusat Kementerian Keuangan. Adapun materi untuk FGD Triwulan III adalah current issues Presidensi G20 Indonesia: Green Investment/Economy dan memupuk cinta dalam negeri melalui pengelolaan keuangan pribadi.

Materi yang disampaikan terkait dengan current issues Presidensi G20 Indonesia: Green Investment/Economy adalah sebagai berikut

1. Flashback Presidensi G20 Indonesia

  • Indonesia memegang Presidensi G20 tahun 2022 setelah serah terima keketuaan pada 31 Oktober 2022 di Roma, Italia.
  • Periode Presidensi Indonesia berlangsung selama satu tahun dari 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.
  • Tema yang diangkat adalah Rocover Together, Recover Stringer (Pulih bersama dan lebih kuat).
  • Agenda prioritas Presidensi G20 tahun 2022 adalah Exit strategy untuk mendukung pemulihan global, menangani scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan di masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, pendalaman Keuangan Digital & Pendanaan UMKM, dan perpajakan internasional

2. The G20 Finance Mninisters and Central Bank Governors (FMCBG) Meeting

  • Pertemuan Menteri Keuangan dan Gebernur Bank Sentral Anggota G20 telah dilaksanakan sebanyak 3 kali. Rapat Pertama dialksanakan pada 17-18 Februari di Jakarta. Dalam rapat pertama dihasilkan 14 buah kesepakatan/simpulan yang mendukung ekonomi dimasa pandemic, arsitektur keuangan, kesehatan, perpajakan internasional, infrastruktur, perubahan iklim dan lingkungan, pembiayaan, inklusi keuangan dna FATF seabgai badan pembuat standar.
  • Pertemua kedua dilaksanakan pada 20 April 2022 di Washington DC. Rapat ini menghasilkan 8 kesepakatan/simpulan terkait dengan undangan kepada negara ukraina, pro-kontra terhadap perang di Ukraina, dukungan keuangan keapda negara-negara berpenghasilan rendah dan rentan, dan rencana rapat ketiga FMCBG.
  • Rapat ketiga dilaksanakan pada 15-16 Juli 2022 di Bali. Rapat ini dilaksanakan dengan membahas triple crisis yaitu makanan, energy dan utang. Rapat ini menghasilkan 14 kesepakatan/simpulan yang berkaitan dengan perekonomian global dan risikonya, kesehatan, perpajakan internasional, keamanan pangan, infrastruktur, keuangan dan peran FATF dalam memerangi pencucian uang, pendanaan teroris dan pembiayaan proliferasi.

 3. Capaian Jalur Keuangan G20

  • Dalam mendukung sistem kesehatan global telah diambil kesepakatan pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) untuk pembiayaan Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Respon pandemi (PPR) dan tercatat komitmen (pledge) sukarela sekitar USD1,3 miliar dari beberapa negara dan filantropi, termasuk Indonesia.
  • Dalam mendukung transformasi ekonomi digital telah disepakati terkait pemanfaatan digitalisasi untuk mendorong produktivitas dan inklusi keuangan bagi kaum rentan mencakup perempuan, kaum muda dan UMKM dan pemanfaatan digitalisasi untuk pembayaran lintas batas yang lebih efisien dan efektif
  • Dalam mendukung transisi energi telah disepakati Penyusunan kerangka transisi keuangan berkelanjutan untuk mendukung transisi yang adil dan terjangkau (a just and affordable transition) dan pengembangan Indonesian Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform untuk mendukung percepatan penutupan pembangkit listrik tenaga batu bara dan pengembangan energi terbarukan.

4. Green Investment/Economy

  • Implementasi Nasionally Determined Contribution (NDC) dan Net Zero Emission (NZE) dalam rangka mendukung Green Investment/Economy. Dalam jangka panjang akan diterapkan strategi low carbon dan climate resilience sampai tahun 2050.
  • Implementasi transisi energy untuk menganggapi tantangan energy dan lingkungan kedepannya. Penggunaan energy terbarukan yang tidak merusak lingkungan membutuhkan dukungan penuh dari negara-negara G20 dan membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit untuk pengembangan energy-energi tersebut. Seperti mengurangi penggunaan pembangkit listrik tenaga batu bara dan beralih ke pembangkit listrik tenaga energy hijau lainnya.

 Materi berikutnya memupuk cinta dalam negeri melalui pengelolaan keuangan pribadi adalah sebagai berikut :

  1. Perencanaan keuangan ialah proses untuk mencapai tujuan hidup melalui pengelolaan keuangan secara terintegrasi dan terencana. Perlunya perencanaan keuangan untuk mengantisipasi penurusan penghasilan yang signifikan di masa pensiun, membantu pencapaian tujuan keuangan dan mencegak terjerumus tindak pidana korupsi.
  2. Alasan korupsi berdasarkan hasil survei Kompas tahun 2021 yaitu 73,3% mencukupi gaya hidup/menambah pemasukan, 13% karena adanya tekanan atasan/rekan kerja, 7,7% karena keinginan/mafsu pribadi dan 5,6 persen lainnya.
  3. Siklus kehidupan finansial PNS dari awal masuk hingga pensiun yangn membutuhkan pengelolaan keuangan pada tiap-tiap level yang sedang dijalani.
  4. Langkah Perencaan Keuangan yaitu tentukan tujuan keuangan, financial check up, dan action plan. Tujuan keuangan dapat dilihat berdasarkan perencanaan keuangan yaitu menuju keamanan keuangan atau kenyamanan keuangan.
  5. Financial check up dapat dilakukan melalui LHKPN atau ALPHA Kemenkeu dan mengukurnya menggunakan satuan-satuan yang telah ditentukan.
  6. Pengelolaan keuangan yang baik adakan adanya 10% penghasilan yang disisikan untuk melakukan investasi dan tersedianya dana darurat sebesar 3-6x pengeluaran rutin (single) dan 12x pengeluaran rutin (berkeluarga).
  7. Investasi yang dapat dipilih yaitu deposito, reksana dan SBN ritel untuk jangka pendek, sahan dan obligasi untuk jangka menengah, serta property, SBN non-ritel dan bisnis untuk jangka panjang.
  8. Salah satu investasi yang dapat dilakukan adalah surat berharga negara ritel. Selain berinvestasi untuk mendapatkan tambahan penghasil juga sebagai wujud cinta tanah ait dan partisipasi aktif dalam pembiayaan pembangunan.
  9. Para pegawai kemenkeu juga dapat mengikuti Dana Rakca Financial Planner Club untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia yang sehat finansial untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam rangka mendukung program dan hasil kesepakatan dalam pertemuan G20 Presidensi Indonesia, seluruh pegawai diharapkan untuk menerapkan investasi ekonomi hijau yang mengedapankan energi terbarukan. Selain itu, para pegawai juga diharapkan untuk melakukan pengelolaan keuangan pribadi dan tetap menyiap mental dan keuangan yang sehat dalam menjalani hari pensiun nantinya. Hal ini dapat dilakukan dengan investasi sejak dini denan menyisihkan sebagian dari penghasil yang diterima.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pematang Siantar
Telp: 0622-22487 Fax: 0622-22593 Jl. Brigjend Rajamin Purba, SH. No.119, Pematangsiantar

IKUTI KAMI

 

Search