Sungai Penuh, 22-23 Juli 2017 - Dalam rangka demi meningkatkan produktivitas bagi pegawai dalam bekerja, suatu organisasi perlu melakukan dorongan motivasi kepada para pegawainya. Dorongan motivasi tersebut bisa berupa materil seperti adanya tunjangan, honor kegiatan dan hal sejenis lainnya. Lalu dapat juga berupa immateril seperti kegiatan capacity building.
KPPN Sungai Penuh selaku organisasi memiliki visi agar semua pegawai dapat bekerja dengan lebih produktif lagi. Oleh karena itu pada tanggal 22-23 Juli 2017, KPPN Sungai Penuh melakukan rangkaian kegiatan capacity building di lingkungan kantor KPPN Sungai Penuh berupa olahraga bola volley dan pelatihan Public Speaking pada hari Sabtu 22 Juli 2017, serta outbound di Danau Kerinci pada hari Minggu 23 Juli 2017. Dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan hubungan kekeluargaan antar pegawai KPPN dapat menjadi lebih erat lagi, sehingga mengakibatkan peningkatan kinerja dan moral pegawai.
Adapun maksud diadakannya kegiatan capacity building KPPN Sungai Penuh pada tanggal 22-23 Juli 2017 adalah untuk meningkatkan kerja sama antar pegawai (teamwork) dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Dan tujuan dari kegiatan capacity building ini adalah agar terpenuhinya pegawai yang memiliki kompetensi dan kemampuan bekerja sama yang tinggi dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara. Dan melatih kemampuan bicara di depan publik (public speaking). Selain itu tujuannya adalah agar dapat tercipta rasa kebersamaan dan rasa saling memiliki satu sama lain sehingga timbul keakraban yang dapat menjadi motivasi bagi pegawai KPPN Sungai Penuh untuk bekerja lebih baik dan menjadi lebih produktif lagi kedepannya.
Hari pertama capacity building dimulai dengan pembukaan acara yang dibuka oleh Kepala KPPN Sungai Penuh, Bapak Budiman. Selanjutnya peserta kegiatan capacity building diberikan briefing hari pertama kegiatan capacity building dan pembagian Team untuk pertandingan bola volley dan games outbond oleh Panitia. Peserta capacity building dibagi ke dalam tiga Team, Team A dipimpin oleh Bapak Johni, Team B dipimpin oleh Bapak Samsudin, dan Team C dipimpin oleh Bapak Amirudin. Pertandingan bola volley dimulai pukul 09:30 sampai dengan pukul 11:00, kemudian dilanjutkan kembali pukul 16:00. Setelah Ishoma siang, acara dilanjutkan dengan materi Internalisasi Visi, Misi, Peta Strategis, Motto Layanan, dan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan yang disampaikan oleh Narasumber Bapak Samsudin. Narasumber mengingatkan pentingnya Nilai-nilai Kementerian Keuangan sebagai landasan dalam melakukan pekerjaan kita sehari-hari. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Quickwins Transformasi Kelembagaan Tahun 2017 yang dibawakan oleh Duta Transformasi Kelembagaan, Bapak M. Asyrofi Z. Quickwins merupakan suatu inisiatif atau inovasi yang mudah dan cepat dicapai yang mengawali suatu program yang besar dan sulit. Quickwins harus mendukung program Transformasi Kelembagaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, menantang namun achievable, dan dapat dicapai dalam waktu satu tahun. Terdapat 15 Quickwins untuk tahun 2017 yang telah ditetapkan oleh Direktorat dan Kantor Wilayah. Setelah istirahat sholat ashar, acara dilanjutkan dengan Pelatihan Public Speaking oleh Narasumber Bapak Budiman, yang kemudian dilanjutkan dengan demo public speaking oleh seluruh pejabat dan pegawai KPPN Sungai Penuh. Kemudian acara dilanjutkan dengan pertandingan bola volley lanjutan.
Hari kedua capacity building dimulai dengan briefing kegiatan hari kedua di kawasan wisata Danau Kerinci oleh Panitia. Peserta berkumpul di lapangan parkir KPPN Sungai Penuh untuk berdoa dan berangkat bersama menuju kawasan wisata Danau Kerinci. Perjalanan ke kawasan wisata Danau Kerinci ditempuh dalam waktu satu jam. Acara outbond dimulai dengan penjelasan peraturan permainan-permainan yang akan dilakukan peserta. Ada tiga permainan yang akan dimainkan secara berkelompok. Pertama adalah permainan melempar bola secara melingkar tanpa terjatuh dengan tujuh orang pemain. Permainan ini bermakna, ketika pekerjaan dikerjakan secara berurutan tidak dikerjakan dengan baik oleh salah satu pegawai maka itu akan mengganggu keseluruhan alur pekerjaan. Permainan kedua adalah pelayan yang membawa nampan dengan gelas berisi air berjalan dari garis start ke finish, namun dalam perjalanan pelayan tersebut diganggu dengan lemparan bola. Permainan, ini bermakna dalam bekerja mungkin akan ada saja pihak yang mengganggu dan menjatuhkan kita, namun hal tersebut dapat diatasi dengan keteguhan dan fokus pada tujuan. Permainan ketiga adalah memindahkan kaleng dengan delapan utas tali yang dipegang masing-masing pemain. Permainan ini bermakna, dalam bekerja diperlukan kerja sama yang solid antar pegawai untuk mencapai tujuan bersama. Setelah games outbond selesai acara dilanjutkan dengan Ishoma.
Acara berikutnya adalah pengumuman juara dalam rangkaian kegiatan capacity building. Pertandingan dan games outbond dimenangkan oleh Team B yang dipimpin oleh Bapak Samsudin. Juara demo public speaking dimenangkan oleh Bapak Asnawi. Dan juara peserta teraktif dimenangkan oleh Ibu Arnalis. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan dari rangkaian kegiatan capacity building oleh Bapak Johni dan penutupan acara oleh Bapak Budiman. Sebelum pulang, peserta capacity building mengunjungi tempat wisata hutan pinus yang berada tidak jauh dari Danau Kerinci untuk berfoto. Terakhir peserta bersama-sama pulang ke rumah masing-masing.
Dalam bekerja, selain hard competency yang tinggi diperlukan pula soft competency yang baik. Soft competency antara lain public speaking atau kemampuan berbicara di depan publik, teamwork atau kerja sama antar pegawai, dan rasa kekeluargaan diharapkan dapat ditingkatkan dengan adanya kegiatan capacity building ini. Hal itu diperlukan untuk mencapai tujuan bersama organisasi.






Oleh: Gilang Dije Gatra, Kontributor KPPN Sungai Penuh.


