
Mengawali langkah di tahun anggaran 2026, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surabaya II menggelar kegiatan Internalisasi Strategi Organisasi yang dirangkaikan dengan aksi kreatif peduli lingkungan bertajuk Ecocreation Show pada Jumat (13/02). Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran pegawai untuk menyelaraskan visi dalam mencapai target kinerja yang optimal.
Strategi 2026: Edukasi, Inovasi, dan Kualitas Layanan
Dalam sesi internalisasi, Kepala KPPN Surabaya II, Marno, memaparkan tiga pilar utama strategi organisasi tahun 2026. Pertama adalah Peningkatan Edukasi ke Mitra Kerja. Beliau menekankan bahwa KPPN harus sigap menjadi mentor bagi satuan kerja (satker) guna meminimalisir kendala pelaksanaan anggaran.
Pilar kedua fokus pada Mewujudkan Inovasi Layanan. KPPN Surabaya II berkomitmen penuh menyukseskan implementasi inovasi nasional dari DJPb, seperti MyIntress dan Treasury Connect, sembari konsisten menjaga keberlangsungan inovasi internal kebanggaan kantor seperti Cangkrukan Joss dan SupPandan.
Pilar terakhir adalah Peningkatan Kualitas Layanan. Marno menginstruksikan seluruh pegawai untuk lebih peka terhadap setiap kritik dan saran dari mitra kerja. "Setiap masukan, baik formal maupun informal, harus segera dibawa ke forum internal untuk ditindaklanjuti. Ini adalah komitmen nyata kita dalam memberikan layanan yang memuaskan dan optimal," tegasnya.
Selain strategi layanan, dibahas pula mengenai Simplifikasi Laporan Keuangan Kuasa BUN berdasarkan Keputusan Dirjen Perbendaharaan Nomor 10/PB/2026. Meskipun penyusunan kini dipusatkan di tingkat UAKBUN-Pusat, Marno mengingatkan bahwa UAKBUN-Daerah tetap memegang peran krusial dalam analisis data transaksi keuangan guna menjaga akuntabilitas pelaporan keuangan pusat.
Ecocreation Show: Sinergi dalam Balutan Kreativitas Lingkungan
Usai pembahasan strategi yang mendalam, suasana berubah menjadi semarak dengan perhelatan Ecocreation Show. Kegiatan ini merupakan sebuah mini parade yang menampilkan produk inovatif hasil olahan limbah plastik dan barang bekas karya pegawai dari setiap seksi yang berkolaborasi dengan mahasiswa magang.
Para pegawai membuktikan bahwa kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kreativitas tanpa batas:
-
Seksi Pencairan Dana menyulap galon bekas menjadi unit penyimpanan serbaguna.
-
Seksi MSKI mengkreasikan pigura foto dari kardus dan tas belanja dari bungkus kopi kemasan.
-
Seksi Vera membangun rak fungsional dari pipa bekas dan toples kue.
-
Seksi Bank menciptakan wadah kudapan unik dari botol plastik hias.
-
Subbagian Umum memproduksi wadah alat tulis kantor (ATK) estetik dari lintingan koran bekas.
Kegiatan yang berlangsung antusias dan komunikatif ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan berkelanjutan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kekompakan dan solidaritas internal.
Melalui perpaduan strategi organisasi yang matang dan semangat kolaborasi yang kreatif, KPPN Surabaya II siap menyongsong tahun 2026 dengan layanan yang lebih unggul, modern, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.


