Usai melakukan sharing dan koordinasi dengan Bupati Belitim pada Senin 11 Februari 2019, Kepala KPPN Tanjung Pandan sempatkan untuk silaturahmi ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur.
Kunjungan ini sangat menarik, karena selain berkoordinasi terkait penyaluran DAK Fisik, sekaligus menikmati destinasi wisata yang sedang dikembangkan Pemerintah Daerah. Pemda Kab Beltim menjadikan lokasi kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur menjadi salah satu Objek Wisata Unik Ngenjungak (OWUN).
Ngenjungak dalam bahasa Belitong berarti melihat. Ditempat ini Kepala KPPN Tanjung Pandan diajak melihati semua destinasi wisata yang ada di Belitung Timur dengan guide spesial Kepala Bidang Destinasi Dispar Beltim, Widiyanto.OWUN menjadi destinasi wisata edukasi yang memberikan informasi up to date berbagai potensi wisata, sejarah dan seni budaya di Kabupaten Belitung Timur. Di Lobby kantor ada berbagai jenis kerajinan khas Belitong seperti peralatan tradisonal masyarakat, komoditi utama Belitung Timur berupa Timah dan Lada, serta Museum Kopi Mini dengan berbagai ragam kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang memperkuat citra Manggar sebagai ibu kota Kabupaten Belitung Timur dengan julukannya sebagai “Kota 1001 Warung Kopi”.
Ngenjungak berlanjut ke bagian dalam yang terpampang peta wisata Kabupaten Belitung Timur. Kepala Bidang Destinasi, Widiyanto dengan penuh antusias mengenalkan berbagi tempat yang dapat di-explore selama singgah di Beltim. Berbagai keindahan wisata Geopark di Beltim telah dipersiapkan untuk menyambut tamu-tamu yang datang ke Belitung Timur, diantaranya: Geosite Open Pit Nam salu di desa Senyubuk - kelapa Kampit, Geosite Gunong Lumut di Desa Lombongan – Gantong, Geosite Pantai Burung mandi di Desa Burong Mandi – Damar, Geosite Pantai Batu Pulas di Desa Cendil - Kelapa kampit, Geosite Pulau Keran di Desa Buding – Kelapa Kampit, Geosite Kampong Mangguru di Desa Cendil – Kelapa kampit serta Geosite Hutan Kerangas di Desa Cendil – Kelapa Kampit.
Di bagian ini juga terdapat Mini Zoo yang berisi Tarsius, Buaya serta Kura-kura. Kepala KPPN , Rd. Yen Yen Nuryeni menyapa Tarsius yang langka dan unik sambil mengulurkan makanan berupa jangkrik. Wow… Sang Tarsius-pun menyambut makanan-nya dengan sukacita, dan menikmatinya, ternyata Tarsius menikmati makanan sambil memejamkan mata.
Dibagian terakhir ngenjungak, Kepala KPPN diajak ke Ruang Budaya yang menjadi etalase berbagai artefak budaya masyarakat Pulau Belitong. Di Ruang Budaya, juga terdapat Pelaminan Belitung, yang dapat dijadikan tempat berfoto dengan latar pernikahan ala Belitong.
Sharing dan diskusi dengan Pejabat Pelaksana Kegiatan DAK Fisik Bidang Pariwisata-pun tak kalah menarik dengan ngenjungak. Kepala KPPN menyampaikan bahwa pengalaman tahun 2017 yang tidak dapat terealisasi semua kegiatan yang dibiayai dengan DAK Fisik, patut menjadi perhatian bersama agar tidak terulang kembali. Sinergi antara OPD dengan Koordinator Pemda yang mengelola DAK Fisik yaitu BAKUDA dan KPPN mesti terjalin mesra, agar pelaksanaan penyaluran DAK Fisik tahun 2019 dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan dapat menunjang pembangunan sektor pariwisata di Belitung Timur.



