Selasa (24/09), KPPN Tanjung Pandan mengadakan Kegiatan Bimtek Pelaksanaan Rekonsiliasi Laporan Keuangan Melalui Aplikasi E-Rekon dan Laporan Keuangan yang dihadiri oleh para operator satker mitra KPPN Tanjung Pandan dan Sosialisasi Overview Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2019 di ruang aula KPPN Tanjung Pandan dengan mengundang seluruh KPA satker Kementerian Negara/Lembaga di lingkup KPPN Tanjung Pandan.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ibu Rd. Yen Yen Nuryeni, Kepala KPPN Tanjung Pandan yang menyampaikan terima kasih atas sinergi, kolaborasi kerja sama satuan kerja sehingga KPPN seperti sekarang ini dan sudah meraih beberapa capaian Nasional diantaranya: KPT, SIPP, ISO, Program Zona Integritas, PUG serta ditetapkannya KPPN Tanjung Pandan sebagai role model Pembangunan Zona Integritas oleh Kemenpan RB.

Selain sambutan oleh kepala KPPN, kegiatan kali ini terasa spesial dengan dibukanya kegiatan oleh Bapak Alfiker Siringoringo, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung yang baru. Pada kegiatan ini, Bapak Alfiker berkesempatan bertemu dengan mitra kerja KPPN Tanjung Pandan untuk yang pertama kalinya. Dalam sambutannya Pak Kanwil menyampaikan perjalanan reformasi birokrasi pada Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan hingga statement kepada satker bahwa KPPN Tanjung Pandan tidak pernah lelah memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pelayanan dan terbuka terhadap segala jenis saran dan masukan.

Setelah resmi dibuka oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Kepala KPPN menyampaikan materi terkait overview Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2019 serta beberapa hal yang menjadi area perhatian dalam pengelolaan IKPA seperti melakukan revisi DIPA secara selektif, meningkatkan akurasi pencaiaran dana sesuai perencanaannya, mengantisipasi dan menyelesaikan pagu minus sesegera mungkin, meningkatkan ketertiban dan ketepatan waktu dalam penyampaian data kontrak, pertanggungjawaban UP/TUP, penyampaian LPJ bendahara, dan menghindari adanya dispensasi SPM, meningkatkan ketelitian dalam memproses SPM dan rekening tujuan untuk menghindari retur SP2D, mengeksekusi anggaran secara proporsional sesuai target penyerapan, dan memastikan ketepatan waktu penyelesaian tagihan SPM LS Non Belanja Pegawai serta meningkatkan akurasi perencanaan kas/RPD harian, dan meningkatkan ketelitian dalam penerbitan SPM untuk menghindari kesalahan/pengembalian.
Agenda selanjutnya diisi dengan pembacaan SK Penetapan tiga satuan kerja berkinerja terbaik semester I TA 2019 lingkup KPPN Tanjung Pandan yang telah dinilai tidak hanya berdasarkan seluruh indikator kinerja pelaksanaan anggaran namun juga dari ketepatan penyampaian gaji induk dan LPJ Bendahara yakni Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Pandan (406514) dengan nilai 97.03, Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Pandan (109160) dengan nilai 96.05 dan Kantor Kementerian Agama Kab.Belitung Timur (664035) dengan nilai 95.36. Terhadap prestasi satuan kerja tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Bapak Alfiker kepada ketiga satuan kerja tersebut. Setelahnya kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan kegiatan ramah tamah.

Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) adalah indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku BUN untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi. Indikator kinerja Pelaksanaan Anggaran ini akan membantu para pimpinan ataupun KPA dalam mengambil keputusan manajerial untuk mempercepat kinerja pengelolaan keuangan yang menjadi salah satu faktor pendukung tercapainya kinerja teknisnya. Dengan adanya pengukuran kinerja melalui IKPA, maka harapannya akan terjamin ketercapaian keluaran/output ( output delivery). "Semoga apresiasi ini menjadi stimulasi para pimpinan kantor vertikal ataupun para KPA dalam mengelola anggaran. Data IKPA periodik KPPN yang disampaikan ke satker semoga menjadi motivasi untuk membenahi kinerja pelaksanaan anggaran dari waktu ke waktu" ujar Rd. Yen Yen Nuryeni. (OCM)



