Sejumlah perwakilan tokoh masyarakat yang sedang berkunjung ke Belitung menyempatkan diri untuk datang ke KPPN Tanjung Pandan guna mewujudkan program wisata birokrasi yang digadang mampu menginspirasi organisasi untuk bertransformasi ke arah yang positif.
Diah Rudi Gunawan selaku ketua PKK Kabupaten Garut, Nina Herlina dan Ruli Satia Nugraha yang merupakan pengusaha asal Jawa Barat, ketiganya datang ke KPPN Tanjung Pandan Jum’at pagi, 27 September 2019. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala KPPN Tanjung Pandan, Rd. Yen yen Nuryeni yang didampingi oleh Bapak Eka selaku Wakil Lanud H.AS Hanandjoeddin Tanjung Pandan dan Bapak Heri sebagai Wakil Kepala SMA Negeri 6 Tanjung Pandan.
Sebagai tuan rumah yang selalu mengunggulkan kualitas layanan, KPPN Tanjung Pandan juga berusaha untuk menyambut baik tamunya dengan mengajak mereka mengikuti tour de KPPN yang merupakan tradisi khusus KPPN ketika kedatangan tamu spesial.
Kegiatan rekreasi yang juga sekaligus mengedukasi para tokoh masyarakat mengenai tata kelola organisasi birokrasi ini dimulai dengan mengenalkan lingkungan kerja, fasilitas kantor, hingga inovasi-inovasi yang dimiliki oleh KPPN Tanjung Pandan. Selain itu, Yen Yen Nuryeni juga menunjukkan produk primadona KPPN seperti role model Pembangunan Zona Integritas, Wall of Pers, Lollipop (Lounge and Literasi Populer), Dinding Inovasi dan Aula Modern kepada tokoh masyarakat yang hadir pada saat itu.
Saat berkeliling melihat sisi eksklusif KPPN Tanjung Pandan, Diah Rudi Gunawan mengungkapkan kesan positifnya secara lugas kepada Kepala KPPN Tanjung Pandan.
“Selain layout kantor yang luar biasa, kantor ini juga memberi kesan nyaman untuk pegawai dan stakeholdernya. Sangat inspiratif sekali” Ungkap Ibu Diah Rudi Gunawan.
Menimpali ungakapan tersebut, Yen Yen Nuryeni sendiri menyampaikan bahwa dalam membangun organisasi dinamis yang berorientasi ke arah positif, harus diboncengi dengan misi work life balance. Sehingga, kepuasan dan kenyamanan terjadi dua arah. Yaitu untuk masing-masing subyek baik internal maupun eksternal harus selalu diprioritaskan.
“Strategi work life balance merupakan kunci utama dalam sebuah keberhasilan membangun organisasi yang baik, sehingga penciptaan rasa nyaman kepada seluruh pegawai dan stakeholder perlu dilakukan. Dimulai dengan membuat lingkungan kerja maupun lingkungan layanan yang comfortable dan modern.” Pungkas Yen Yen Nuryeni.
Pada akhir kegiatan, Yen Yen Nuryeni juga memberikan arahan dan masukan inspiratif kepada para tokoh masyarakat tersebut agar dapat berpatisipasi juga membangun organisasi yang baik di wilayahnya.
Harapannya dengan membagi edukasi dan mengenalkan hal-hal tersebut, KPPN Tanjung Pandan dapat menebarkan hal konstruktif dan memberi kesempatan kepada para tokoh masyarakat untuk melakukan transformasi perbaikan organisasi dengan menyumbang inspirasi dan menjadi barometer pembangunan tata kelola organisasi modern yang dapat dikonversi sesuai kebutuhan organisasinya.(YSR)



