KPPN Tanjung Pandan terus menerus melakukan pembangunan kantor modern dan meningkatkan penyebaran virus positif zona integritas baik di Pulau Belitung maupun di luar pulau, hingga KPPN Pelaihari. Dalam keberhasilannya meraih predikat kantor Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) setelah berjalan dari pencanangan zona integritas, predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tahun 2018 dan WBBM di tahun 2019, perjalanan itu dituangkan oleh Kepala KPPN Tanjung Pandan, Ibu Rd. Yen Yen Nuryeni di dalam bukunya yang berjudul “Do With Love : Passion On Action Leadership and Integrity”.
“Buku Do With Love ini bercerita mengenai potongan potongan kejadian harian yang terjadi di KPPN Tanjung Pandan tetapi sebenarnya sarat akan makna dan nilai-nilai kehidupan baik saya maupun teman-teman alami yang ternyata mempengaruhi etos kerja dan mempengaruhi pencapaian-pencapaian KPPN Tanjung Pandan terhadap mandat yang telah dipercayakan kantor pusat khususnya dalam pembangunan zona integritas” –Ucap Ibu Rd. Yen Yen Nuryeni.

“Selain itu, buku ini tidak semata-mata membahas tentang bagaimana membangun zona integritas di kantor tetapi juga membangun karakter, ada tiga yang ditekanankan dalam buku ini. Pertama, bagaimana karakter kita sebagai anak, maka tidak boleh negative thinking terhadap orang tua saat kita dididik, karena ternyata asahan dan didikan dari orang tua menjadi referensi pada saat akan mengambil keputusan untuk tantangan-tantangan yang akan dihadapi di kemudian hari; kedua sebagai orang tua agar jangan salah menerapkan pola asuh untuk anak-anak, jadikan anak kita anak yang tangguh dan memiliki daya juang; dan ketiga sebagai leader, karena semua akan menjadi leader atau pemimpin setidaknya untuk dirinya sendiri dan itulah yang terpenting dan sulit. Selain itu, sebagai leader kita juga harus menganggap setiap tim adalah DIAMOND, tiap orang punya karakter dan kelebihan serta kekuatan yang berbeda-beda, maka saat men-treatment staff satu dengan lainnnya akan berbeda dan harus bisa mengasah dimana kekuatan staff-nya” –Sambungnya.

Dalam hubungan dengan pembangunan zona integritas, di dalam buku tersebut juga membahas mengenai “engine turbo” KPPN Tanjung Pandan untuk WBK dan WBBM. Bagaimana pimpinan dan team harus menyamakan prespektif agar saling menguatkan untuk mencapai tujuan / visi yang sama di antara dengan menyamakan tujuan yang akan dicapai, pertanyaan kecil seperti mau dijadikan apa kantor ini. Setelah satu visi, maka leader akan mengingatkan pada saat briefing pagi, one on one meeting subbag/seksi, maupun monday meeting yang hanya melibatkan para eselon IV, kegiatan-kegiatan seperti ini lah yang akan menyatukan prespektif dalam mencapai visi.
Kegiatan bedah buku Do With Love memang difokuskan KPPN Pelaihari untuk melaksanakan motivation building agar pola internalisasi untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) lebih tepat dan terarah. (MIL)


