KPPN Watampone Dorong Penguatan Integritas Pegawai Lewat Pembinaan Mental

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya kerja berintegritas melalui kegiatan Pembinaan Mental Bidang Rohani Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 16.00–17.00 WITA dan diikuti oleh seluruh pegawai serta PPNPN di lingkungan KPPN Watampone.

Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata, dalam sambutannya menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara. Ia menyampaikan bahwa tantangan menjaga integritas tidak hanya berupa potensi gratifikasi, tetapi juga tekanan maupun situasi yang dapat memengaruhi objektivitas dan profesionalisme pegawai. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, menjaga etika, serta mengambil keputusan sesuai ketentuan dan prinsip moral.

Dalam sesi materi, Kepala KPPN Watampone yang juga bertindak sebagai narasumber menyampaikan topik “Integritas dalam Realitas: Antara Nilai, Tekanan, dan Pilihan”. Disampaikan bahwa integritas tidak hanya sebatas pemahaman terhadap aturan, tetapi juga kemampuan untuk mempertahankan kebenaran dalam menghadapi tekanan, dilema, dan potensi konflik kepentingan. Integritas harus tercermin dalam tindakan nyata yang dapat dipertanggungjawabkan secara etis maupun administratif.

Materi juga menyoroti bahwa penyimpangan integritas kerap berawal dari hal-hal kecil yang dianggap wajar, seperti pemberian hadiah yang berkaitan dengan jabatan. Oleh karena itu, pegawai diingatkan untuk menolak atau melaporkan setiap bentuk gratifikasi guna menjaga objektivitas serta kepercayaan publik. Selain itu, dibahas pula potensi tekanan yang dapat muncul setelah penolakan gratifikasi, sehingga diperlukan keteguhan prinsip dan keberanian moral.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan mekanisme pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing System (WBS), peran pimpinan sebagai teladan sekaligus pelindung bagi pegawai, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Dari perspektif nilai keagamaan, integritas dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban tidak hanya kepada organisasi, tetapi juga kepada Tuhan. Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dalam materi tersebut ditegaskan lima nilai utama integritas, yaitu amanah, kejujuran, penolakan terhadap suap, keberanian dalam mempertahankan kebenaran, serta akuntabilitas dalam setiap tindakan.

Melalui kegiatan ini, KPPN Watampone menegaskan bahwa penguatan integritas merupakan tanggung jawab bersama seluruh pegawai. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian moral diharapkan terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, bersih, dan terpercaya.

Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

KPPN Watampone
Jl. K.H. Agus Salim No.7, Macege, Tanete Riattang Barat, Watampone, Sulawesi Selatan 92732

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

   

 

Search