Watampone – Dalam upaya memperkuat efektivitas penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Wajo secara daring, Senin (28/4/2025).

Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto, bersama Kepala Seksi Bank, Haerul Harun, memimpin jalannya rapat. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus mempercepat realisasi penyaluran dana yang menjadi tulang punggung pembangunan di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Wajo menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Fokus utama diarahkan pada program prioritas nasional seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur desa.
Dalam kesempatan tersebut, KPPN mengingatkan pentingnya ketertiban administratif. Semua dokumen persyaratan penyaluran, mulai dari surat permohonan, pernyataan tanggung jawab mutlak, laporan realisasi, hingga dokumen pendukung lainnya, wajib diunggah melalui aplikasi OMSPAN. Akurasi data dan kelengkapan dokumen menjadi syarat utama sebelum proses persetujuan penyaluran dilakukan.
"Pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran," tegas Djoko Julianto.
Pemerintah daerah diimbau untuk terus memantau progres penyaluran dan penggunaan dana. Deteksi dini terhadap potensi keterlambatan serta tindakan korektif yang cepat menjadi kunci agar dana benar-benar tersalurkan dan termanfaatkan secara optimal.
Diskusi juga membahas berbagai hambatan teknis dan administratif yang terjadi selama proses penyaluran Transfer ke Daerah (TKD), khususnya Dana Desa dan DAK Fisik. KPPN Watampone menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang intensif antar pihak untuk memastikan kelancaran penyaluran TKD sepanjang tahun 2025.
"Kita tidak hanya ingin cepat, tetapi juga akurat dan tepat sasaran. Karena di balik angka-angka itu ada harapan masyarakat desa yang harus kita wujudkan," ujar Haerul Harun.
Melalui forum ini, diharapkan seluruh pihak dapat membangun sinergi yang lebih baik, demi mendukung program pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




