Menjadikan budaya anti-penyuapan sebagai fondasi kinerja yang bersih, kuat, dan berkelanjutan.
Watampone, 28 April 2025 —Membangun organisasi yang bersih dan berintegritas bukan hanya cita-cita, melainkan komitmen nyata di KPPN Watampone. Sebagai bagian dari upaya tersebut, KPPN Watampone menggelar Rapat Internal Evaluasi Kepatuhan Internal dan Kinerja secara daring melalui Microsoft Teams, Senin (28/4/2025) mulai pukul 16.00 WITA – 17.00 WITA.

Dalam rapat ini, seluruh pegawai mengikuti pengantar mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 dengan penuh antusiasme dan semangat perubahan.
Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto, membuka rapat dengan menegaskan bahwa integritas harus menjadi nilai yang hidup dalam setiap aktivitas organisasi.
"Implementasi SMAP bukan sekadar memenuhi standar, melainkan membangun budaya kerja yang mencegah potensi fraud dan memperkuat prinsip good governance di seluruh lini," ujarnya penuh semangat.
Materi utama disampaikan oleh Kepala Seksi Veraki, Adhy Candra Kusuma Wardana, yang memaparkan latar belakang, tahapan implementasi, serta pokok substansi SMAP. Ia menekankan bahwa penerapan SMAP mencakup tiga tahapan utama: penyusunan dan penetapan pedoman internal, internalisasi budaya anti-penyuapan, serta pembuktian pelaksanaan melalui dokumentasi kegiatan seperti Rapat Tinjauan Manajemen dan Pengujian Kepatuhan.
"SMAP adalah solusi sistematis untuk memastikan nilai-nilai integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar melekat dalam budaya kerja kita," jelas Adhy.
Rapat juga mengulas eratnya kaitan SMAP dengan program Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ditekankan bahwa penerapan SMAP merupakan kelanjutan penting dari pembangunan Zona Integritas, dengan pendekatan yang terstandardisasi secara internasional. Melalui SMAP, nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab diharapkan dapat menyatu dalam seluruh proses bisnis KPPN Watampone.
Menutup rapat, Djoko Julianto mengajak seluruh pegawai untuk terus meneguhkan integritas di setiap langkah. "Melalui implementasi ISO SMAP, mari kita wujudkan KPPN Watampone sebagai contoh nyata organisasi yang bersih, profesional, dan menjadi teladan dalam membangun kepercayaan publik," tegasnya.
Dengan langkah bersama ini, KPPN Watampone semakin mantap melangkah menuju budaya kerja yang bebas penyuapan, berintegritas tinggi, dan berkelanjutan.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




