Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali menyelenggarakan kegiatan weekly meeting pada Rabu (22/4/2026), bertempat di ruang rapat Kepala KPPN Watampone. Kegiatan rutin ini menjadi forum strategis dalam membahas isu-isu aktual sekaligus merumuskan langkah-langkah pelaksanaan tugas pada masing-masing subbagian dan seksi.

Mengangkat tema “Pembahasan Isu dan Strategi Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Masing-masing Subbagian/Seksi”, pertemuan ini juga dirangkaikan dengan penyampaian materi kepatuhan internal bertajuk “Integritas sebagai Fondasi Kepatuhan Internal”. Seluruh pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan KPPN Watampone turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala KPPN Watampone, Rachmadi Wahyu Priyo Saptata. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa weekly meeting bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi kinerja, serta menyelaraskan program kerja antarunit.
Menurutnya, dinamika pengelolaan keuangan negara yang terus berkembang menuntut setiap unit kerja untuk mampu beradaptasi secara cepat dan tepat. Oleh karena itu, forum ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai tantangan sejak dini sekaligus merumuskan strategi yang responsif dan solutif.
Memasuki sesi utama, para kepala subbagian dan kepala seksi memaparkan berbagai isu terkini yang dihadapi di unit masing-masing. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain optimalisasi pemanfaatan sistem digital, percepatan penyaluran dana, serta peningkatan kualitas layanan kepada satuan kerja (satker). Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif, dengan berbagai masukan yang memperkaya solusi atas permasalahan yang ada.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kepatuhan internal yang menekankan pentingnya integritas sebagai dasar utama dalam membangun kepatuhan organisasi. Dalam sesi ini ditegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dan kode etik tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai integritas yang harus dimiliki oleh setiap pegawai.
Integritas dipandang sebagai fondasi utama yang mendasari setiap tindakan dan keputusan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam lingkungan perbendaharaan negara yang memiliki tingkat risiko tinggi. Tanpa integritas, kepatuhan berpotensi menjadi formalitas semata dan rentan terhadap penyimpangan.
Oleh karena itu, seluruh pegawai didorong untuk terus menumbuhkan budaya integritas dalam keseharian, mulai dari hal sederhana seperti kedisiplinan administrasi hingga transparansi dalam pelaporan, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik kepentingan.
Melalui kegiatan ini, KPPN Watampone berharap seluruh pegawai semakin memahami peran strategisnya dalam mendukung kinerja organisasi. Selain itu, penguatan komitmen terhadap budaya integritas dan kepatuhan internal diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan perbendaharaan negara yang optimal, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kontributor: Tim Kehumasan KPPN Watampone




