
Yogyakarta, 23 April 2026 - Dinamika global yang masih bergejolak menuntut peran aktif seluruh sektor di dalam negeri untuk memperkuat kemandirian pangan dan energi guna menjaga stabilitas nasional. Tak terkecuali bagi UMKM yang memanfaatkan bahan baku sawit, di mana inovasi produk dan pengembangan usaha berbasis sawit turut menjadi penggerak penting dalam mengoptimalkan potensi besar komoditas sawit sebagai salah satu pilar menuju kemandirian pangan dan energi Indonesia.
Semangat itulah yang digelorakan melalui kegiatan Workshop & Conference UMKM Sawit yang yang digelar Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY-Stiper bertema “UMKM Sawit dalam Mendukung Kemandirian Pangan & Energi” pada 23-24 April 2026 di Kampus AKPY-Stiper, Caturtunggal, Sleman. Kegiatan yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai salah satu BLU lingkup Kementerian Keuangan ini dihadiri oleh 250 peserta dan dimeriahkan oleh beragam stan UMKM dari Yogyakarta.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Taukhid hadir langsung di pembukaan kegiatan ini untuk memberikan sambutan. Kegiatan juga dibuka langsung oleh Direktur AKPY, Sri Gunawan.
Direktur AKPY menegaskan sawit merupakan komoditas unggulan di Indonesia sebagai penyumbang devisa yang sangat besar. Ia juga mengingatkan bahwa sawit menyerap tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan yang luas.
"Untuk merealisasikan hilirisasi tersebut, dibutuhkan UMKM-UMKM yang kreatif, inovatif, dan berbasis kelapa sawit. Sehingga sawit tidak hanya menjadi sumber devisa, tetapi juga sebagai sumber pangan dan energi untuk mewujudkan kemandirian pada sektor-sektor tersebut," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb DIY berharap agar workshop dan konferensi UMKM sawit ini menjadi salah satu unsur penguatan UMKM nasional. Ia juga menekankan Kementerian Keuangan melalui berbagai kebijakan fiskal akan terus mengambil peran dalam pembinaan UMKM, termasuk UMKM sawit dan BPDP menjadi aktor penting dalam mendorong pengembangan ekonomi Indonesia.
"Banyak yang bertanya sebenarnya UMKM sawit itu apa? Padahal sawit ada di kehidupan kita dari menjelang tidur sampai bangun tidur lagi. Seharusnya UMKM berbasis sawit sangat banyak. Tinggal bagaimana kita mendorongnya," kata Kepala Kanwil DJPb DIY.
Perlu diketahui, Kanwil DJPb DIY juga turut berkontribusi menghadirkan 3 UMKM binaannya untuk memeriahkan kegiatan ini. Melalui rangkaian acara ini, peran UMKM sawit diharapkan semakin kuat untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi sehingga stabilitas ekonomi nasional maupun regional terus terjaga.




