
Yogyakarta, 5 Juni 2026 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) menghadiri pembukaan Grebeg UMKM DIY x Djamuan Istimewa 2026 yang diinisiasi Bank Indonesia pada Jumat (5/6/2026) di Atrium Jogja City Mall, Sleman, DIY. Mengusung tema “Nyawiji: UMKM Mukti, Ekonomi Mumpuni”, Grebeg UMKM DIY yang memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan ini menjadi wadah kolaborasi pihak-pihak terkait untuk mendorong penguatan kapasitas, perluasan akses pasar, dan peningkatan daya saing UMKM melalui transformasi digital.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali; Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X; Ketua Harian Dekranasda DIY, GKBRAA Paku Alam X; jajaran Forkopimda DIY; pimpinan instansi vertikal, perbankan; akademisi; komunitas; pelaku usaha serta berbagai mitra strategis lainnya. Kepala Kanwil DJPb DIY, Taukhid hadir langsung dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya membuka kegiatan, Wakil Gubernur DIY menyampaikan perekonomian DIY pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,84% yoy yang menjadikannya sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa. Kondisi tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi daerah yang terus menguat dengan UMKM sebagai salah satu motor penggerak utama.
Sementara itu, Ricky P. Gozali menegaskan pihaknya melalui Grebeg UMKM DIY terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui peningkatan kualitas dan standardisasi usaha, penguatan konektivitas dengan ekosistem digital dan pembiayaan formal serta perluasan promosi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Perlu diketahui, rangkaian Grebeg UMKM DIY x Djamuan Istimewa 2026 ini menghadirkan lebih dari 260 UMKM, berbagai kompetisi kreatif, edukasi sistem pembayaran digital, sosialisasi cinta bangga paham rupiah, talkshow pengembangan usaha hingga berbagai kegiatan interaktif yang terbuka untuk masyarakat.

Sejalan dengan semangat tersebut, Kanwil DJPb DIY memandang bahwa pengembangan UMKM membutuhkan dukungan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan, digitalisasi usaha hingga perluasan jaringan pemasaran. Melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai mitra strategis, Kanwil DJPb DIY terus mendorong optimalisasi peran APBN dalam mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk penguatan UMKM sebagai salah satu fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.




