
Yogyakarta, 4 Juni 2026 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) menghadiri "Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali" yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026). Penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah (pemda) melalui sistem apresiasi yang berbasis kompetisi sehat guna menghadirkan manfaat nyata oleh masyarakat.
Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Mendagri, Tito Karnavian; Menko Polkam, Djamari Chaniago; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti; Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya; Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto hingga kepala daerah regional Jawa-Bali. Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu DIY sekaligus Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Taukhid turut hadir dalam agenda tersebut.
Dalam sambutannya, Mendagri mengatakan penilaian dilakukan berdasarkan wilayah atau regional agar daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda dapat bersaing secara lebih adil. Diketahui, program apresiasi tersebut dilaksanakan di 6 regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua.
Penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Mendagri menilai masih banyak kepala daerah yang berhasil menunjukkan prestasi dan kinerja yang baik dalam menjalankan pemerintahan sehingga perlu mendapatkan ruang apresiasi.

Dalam kegiatan ini, sejumlah pemda lingkup DIY menerima penghargaan dalam beberapa kategori. Mulai dari Pemda DIY yang memperoleh peringkat kedua kategori penurunan tingkat pengangguran tingkat provinsi dan peringkat kedua kategori pengendalian inflasi tingkat provinsi. Lalu ada Kabupaten Sleman yang memperoleh peringkat ketua kategori creative financing serta Kabupaten Kulon Progo yang mendapatkan peringkat pertama kategori penurunan tingkat pengangguran.




