
Yogyakarta, 8 Oktober 2024 – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam bingkai Kemenkeu Satu kembali hadir di sekolah-sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam program bertajuk Kemenkeu Mengajar 9. Kali ini, program Kemenkeu Mengajar 9 digelar untuk meningkatkan literasi pelajar di Yogyakarta tentang peran APBN dalam mencerdaskan bangsa.
Kemenkeu Mengajar 9 di lingkup DIY ini digelar di 9 sekolah yang ada di 5 kabupaten/kota di DIY. Sekolah-sekolah tersebut yakni SDN Keputran, SDN Adisucipto 2, SDN Lempuyangan 1, SMP Budya Wacana, SMPN 2 Bantul, MAN 1 Yogyakarta, SMAN 1 Wates, SMAN 1 Wonosari, dan SMP Stella Duce 1. Pembukaan secara simbolis dilakukan di SMP Stella Duce 1, Kotabaru, Yogyakarta oleh Kepala Perwakilan Kemenkeu di DIY sekaligus Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta pada Senin tanggal 7 Oktober 2024.
Menggunakan rompi biru tua seperti para relawan Kemenkeu Mengajar 9, Agung menyatakan apresiasi tinggi kepada sekolah-sekolah yang menjadi objek program tersebut. Dia mengatakan Kemenkeu hadir di sekolah-sekolah untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi tentang APBN agar seluruh unsur masyarakat, terutama pelajar bisa mengetahui manfaat APBN yang sebenarnya sudah hadir di kehidupan sehari-hari mereka.
“Melalui kegiatan Kemenkeu Mengajar ini, kami berharap anak-anak akan mengenal dan memahami literasi keuangan negara yang terdiri atas pengenalan APBN, pengenalan peran, profesi, dan nilai-nilai Kementerian Keuangan serta manfaat dari keuangan negara sesuai dengan tema peran APBN dalam mewujudkan kecerdasan, kesehatan, dan kesejahteraan,” tutur Agung dalam sambutannya.
Agung mengatakan program Kemenkeu Mengajar 9 diikuti lebih dari 8.000 relawan dari Kemenkeu dan digelar secara serentak di 326 sekolah di seluruh Indonesia. Sedangkan di DIY ada 252 relawan Kemenkeu Mengajar 9 yang juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Agung juga menjelaskan SMA Stella Duce 1 dipilih sebagai tempat pembukaan Kemenkeu Mengajar 9 di DIY karena memiliki keterlibatan siswa paling banyak.
Sementara itu, Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Kanwil Yogyakarta yang mewakili Kepala SMA Stella Duce 1, Suster Laurentina Setyasminarti CB turut mengapresiasi kegiatan Kemenkeu Mengajar 9 ini. Dia berharap para siswa bisa mempelajari lebih dalam soal APBN, terutama bagi siswa-siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di bidang Ekonomi.
“Saya mengimbau anak-anak memanfaatkan kegiatan ini untuk mempelajari lebih dalam mengenai APBN dan keuangan negara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai dari Ditjen Bea Cukai, Rudy Rahmaddi mengatakan materi yang disampaikan tidak terbatas hanya soal APBN, tetapi juga cerita-cerita inspirasi dari para pegawai Kemenkeu yang bertugas di berbagai daerah di Indonesia. Rudy berharap materi dan cerita yang disampaikan bisa menumbuhkan minat para siswa untuk nantinya bisa bergabung ke dalam keluarga Kementerian Keuangan.
“Selain literasi mengenai APBN dan peran APBN dalam perekonomian, ada juga pengenalan nilai-nilai Kemenkeu yang harapannya juga bisa memberikan inspirasi. Dan pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini selalu mengundang minat dan animo para pelajar sehingga para relawan juga semangat memberikan literasi,” ucapnya.
Pembukaan Kemenkeu Mengajar 9 di SMA Stella Duce 1 ini diawali dengan upacara dan apel pagi memperingati HUT ke-268 Kota Yogyakarta. Para relawan Kemenkeu Mengajar 9 juga ikut dalam upacara tersebut.
Selanjutnya ada penampilan modern dance dari para siswi SMA Stella Duce 1 yang dilanjutkan dengan pengenalan unit K-9 anjing pelacak dari Ditjen Bea Cukai. Lalu, kegiatan Kemenkeu Mengajar dilaksanakan di beberapa kelas yang diikuti secara antusias oleh para siswi. Mereka tampak berebut menjawab pertanyaan yang dilontarkan para pengajar tentang APBN. Kemudian acara ditutup dengan penandatanganan testimonial banner oleh warga SMA Stella Duce 1 bersama para relawan Kemenkeu Mengajar 9.




