JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Dukung UMKM Naik Kelas, Penyaluran KUR di DIY Terealisasi Rp3,19 Triliun hingga Akhir Agustus 2025

 

Yogyakarta, 1 Oktober 2025 - Negara lewat APBN terus hadir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Tak terkecuali dukungan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah agar naik kelas dan bisa bersaing di tingkat nasional maupun global.

 

Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dukungan itu terwujud dalam bentuk subsidi bunga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Sampai dengan 31 Agustus 2025, penyaluran KUR di DIY mencapai Rp3,19 triliun untuk 61.148 debitur.

 

"Kabupaten Sleman mendominasi dalam penyaluran KUR DIY dengan total pembiayaan sebesar Rp1,05 triliun. Penyaluran terbesar di sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp1,17 triliun kepada 20.644 debitur," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Provinsi DIY (Kanwil DJPb DIY), Agung Yulianta dalam konferensi pers "APBN Kita Regional DIY Realisasi s.d. Agustus 2025" yang digelar di Treasury Learning Center (TLC) Yogyakarta pada Rabu (1/10/2025).

 

Sementara itu, penyaluran pembiayaan UMi sampai akhir Agustus 2025 mencapai Rp36,17 miliar untuk 7.655 debitur. Penyaluran UMi tertinggi terdapat di Kabupaten Bantul sebesar Rp11,79 miliar dengan 2.416 debitur.

 

Penyaluran UMi terbesar terdapat pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp35,13 miliar untuk 7.558 debitur. Permodalan Nasional Madani menjadi penyalur UMi tertinggi dengan capaian sebesar Rp33,64 miliar untuk 7.376 debitur.

 

Agung Yulianta menegaskan kinerja APBN di DIY hingga akhir Agustus 2025 terus menunjukkan performa prima di tengah ketidakpastian perekonomian global dengan beragam risiko yang masih tinggi. Hal tersebut diwujudkan melalui sejumlah program strategis nasional sebagai bentuk kehadiran negara untuk penguatan ekonomi.

 

"Sekaligus meningkatkan ketahanan fiskal dalam rangka menghadapi kondisi ekonomi global yang masih perlu diwaspadai di masa mendatang," ujar Agung Yulianta.

 

Dalam konferensi pers yang dihadiri seluruh unsur kantor vertikal Kementerian Keuangan di DIY tersebut, terungkap realisasi Belanja Negara di DIY sampai dengan 31 Agustus 2025 mencapai Rp13,22 triliun atau 61,68% dari alokasi sebesar Rp21,43 triliun. Sedangkan realisasi Pendapatan Negara sebesar Rp5,87 triliun atau 56,13% dari target.

 

Melalui kinerja APBN tersebut, sejumlah program nasional maupun daerah telah terealisasi untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat DIY. Mulai dari bantuan sosial, bantuan pendidikan, subsidi, swasembada pangan, pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan.

 

Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan dana dari APBN dalam rangka mendukung Program Strategis Nasional sebagai bentuk dukungan untuk penguatan ekonomi di DIY. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Sekolah Rakyat (SR), program SMA Unggul Garuda serta program revitalisasi sekolah.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search