JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Kepala Kanwil DJPb DIY Hadiri Rakordal Pembangunan Daerah, Sinergi untuk Transformasi Pariwisata yang Tangguh dan Berkelanjutan

 

Yogyakarta, 30 Oktober 2025 - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Agung Yulianta menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025 di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada 30 Oktober 2025. Forum yang turut dihadiri Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X tersebut mengangkat tema "Transformasi Pariwisata DIY untuk Mendukung Perekonomian Daerah".

 

Dalam sambutannya, Gubernur DIY mengatakan pariwisata merupakan denyut nadi perekonomian DIY, di mana sektor ini menyumbang 34% dari output ekonomi regional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tak hanya menyumbang pendapatan, pariwisata juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat identitas budaya DIY.

 

"Untuk itu, DIY membutuhkan transformasi pariwisata yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Gubernur DIY.

 

Sri Sultan menegaskan transformasi pariwisata bukan sekadar menambah destinasi baru, yang lebih panting yaitu membangun sistem pariwisata yang tangguh terhadap krisis, ramah lingkungan, mengakomodasi kebutuhan kelompok rentan terutama disabilitas serta transformasi yang berbasis budaya dan kearifan lokal dengan didukung ekosistem kepariwisataan yang kuat. Hal itu bisa dilakukan dengan mengembangkan pariwisata yang terintegrasi dengan ekonomi kreatif, memanfaatkan teknologi digital di semua lini kepariwisataan serta mendorong pariwisata hijau untuk menjaga lingkungan.

 

Oleh sebab itu, Gubernur DIY mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam rakordal ini dengan mengikutsertakan pelaku usaha, akademisi, komunitas hingga masyarakat demi mewujudkan transformasi pariwisata tersebut. Menurutnya, pariwisata DIY tidak hanya menyumbang pendapatan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat identitas budaya DIY.

 

“Oleh sebab itu, rakordal ini juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi untuk menyusun langkah bersama yang konkret demi memastikan pariwisata benar-benar menjadi penopang utama perekonomian daerah yang berkualitas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38 juta wisatawan datang ke DIY. Bahkan pada Januari hingga Agustus 2025, jumlah pengunjungnya meningkat 8,17% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Made menjelaskan transformasi pariwisata DIY akan diarahkan menuju pariwisata yang berkualitas, berdaya saing internasional, inklusif, dan berkelanjutan. Termasuk adanya 4 tahap pembangunan sejak 2026 hingga 2045 dengan fokus pada optimalisasi 7 kawasan strategis pariwisata daerah yaitu kawasan Gunung Merapi, kawasan Prambanan-Shiva Plateau, kawasan sumbu filosofi, kawasan poros Mataram, Geopark Gunung Sewu, Pantai Selatan, dan Perbukitan Menoreh.

 

Rakordal ini juga diwarnai dengan diskusi yang menghadirkan narasumber Pegiat Seni, Budaya dan Pariwisata, Sigit Pramono Suroyo dan Akademisi Bidang Arsitektur dan Pariwisata UGM, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch., Ph.D.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search