
Yogyakarta, 4 Desember 2025 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) hadir sebagai narasumber pada kegiatan Coaching Peningkatan Sumber Daya Manusia Unit Pelaksana Teknis (SDM UPT) Balai Penjaminan Mutu Penidikan (BPMP) DIY pada 4 Desember 2025. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen Kanwil DJPb DIY untuk bahu-membahu bersama pihak eksternal dalam rangka memperluas island of integrity demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pengguna layanan (stakeholders).
Salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut yakni untuk mempercepat dan memperkuat implementasi reformasi birokrasi, khususnya dalam rangka Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada UPT di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kepala Bidang Supervisi KPPN dan Kepatuhan Internal (SKKI) Kanwil DJPb DIY, Kutfi Jusmintari selaku narasumber menyampaikan materi terkait “Praktik Baik Penguatan Pengawasan (Sistem Pengendalian Intern)”.
Ia menjelaskan tentang identifikasi aktivitas (Mapping Activity) dalam proses Pembangunan ZI WBK dan WBBM yang terdiri atas quality controlling, delivering, branding, dan influencing. Selain itu, Kepala Bidang SKKI juga menyampaikan pentingnya pengembangan inovasi baik yang bersifat internal maupun eksternal sebagai salah satu syarat penting dalam pemenuhan Pembangunan ZI WBBM.
"Inovasi yang dimaksud adalah inovasi yang terus dikembangkan dan dipelihara keberadaannya sehingga dapat memberikan kebermanfaatan yang luas bagi stakeholder/pengguna layanan," ucap Kutfi Jusmintari.
Terkait Sistem Pengendalian Intern (SPI), Kepala Bidang SKKI menekankan pentingnya peran SPI sebagai early warning system yang di dalamnya mencakup tahapan pengenalan terhadap tujuan, isu strategis dan kebutuhan organisasi, identifikasi resiko, standardisasi pengawasan, komitmen pelaksanaan serta monitoring evaluasi (monev). Peserta yang terdiri atas seluruh pegawai BPMP, perwakilan dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY, Balai Bahasa DIY, dan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Yogyakarta mengikuti dengan seksama seluruh rangkaian acara.
Pada sesi diskusi, beberapa kendala dan permasalahan disampaikan oleh peserta, antara lain belum melekatnya SPI pada struktur organisasi sehingga belum memiliki kekuatan yang mengikat, lali ada beberapa inovasi yang sebetulnya sudah berjalan dan cukup bagus namun belum dikembangkan dan diinternalisasi secara maksimal. Di akhir acara, Kanwil DJPb DIY menegaskan dukungan penuhnya bagi satker BPMP dalam Upaya pembangunan ZI WBBM sehingga dapat berhasil meraih predikat WBBM di tahun 2026.




