JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

FGD Penyusunan Laporan Analisis Makro Ekonomi DIY 2026: Proyeksi Pembangunan Daerah yang Komprehensif untuk Pertumbuhan Ekonomi Stabil dan Berkelanjutan

 

Yogyakarta, 4 Mei 2026 - Pembahasan yang komprehensif dalam membaca kondisi ekonomi makro suatu daerah diperlukan untuk menyusun rencana pembangunan yang benar-benar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional. Komitmen kuat untuk mengambil bagian dalam upaya tersebut ditunjukkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY) saat hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Analisis Makro Ekonomi DIY Tahun 2026 yang digelar di Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah atau Bapperida DIY pada 4 Mei 2026.

 

Kepala Kanwil DJPb DIY, Taukhid yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil DJPb DIY, Asri Isbandiyah Hadi hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Selain dari unsur pemerintah daerah, FGD ini juga dihadiri Badan Pusat Statistik (BPS) DIY dan Kantor Wilayah Bank Indonesia DIY serta Akademisi dari STIE YKPN, Suparmono selaku narasumber utama.

 

Dalam sambutannya membuka kegiatan, Kepala Bapperida DIY, Danang Setiadi mengatakan forum ini merupakan sarana penting untuk mendengarkan masukan dan pandangan dari para peserta terkait perkembangan dan tantangan kondisi ekonomi makro DIY saat ini. Ia berharap seluruh peserta forum dapat memberikan masukan, saran, dan rekomendasi yang konstruktif agar berbagai indikator makro ekonomi DIY tetap terjaga dengan baik serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Kegiatan ini mengungkap sejumlah insight menarik terkait proyeksi ekonomi, metodologi analisis hingga arah pengembangan ekonomi DIY ke depan. Pertama, pentingnya mempertimbangkan seasonal pattern dan volatility data dalam menyusun proyeksi ekonomi.

 

 

Kedua, perlunya data yang kuat serta metode analisis yang tepat sebagai penunjuk arah kebijakan. Terakhir, adanya dorongan agar DIY semakin fokus pada sektor dengan value added tinggi dan penguatan ekonomi kreatif.

 

Melalui kegiatan ini semua pihak sepakat di balik angka-angka ekonomi, ada banyak asumsi, faktor musiman hingga arah kebijakan yang harus dipikirkan secara matang. Data yang baik bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk membantu menentukan langkah pembangunan ke depan.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search