
Yogyakarta, 1 Januari 2025 - APBN 2024 bertujuan untuk meningkatkan produktivitas demi mencapai transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian global, pemerintah berkomitmen pada pemulihan ekonomi melalui reformasi struktural untuk memperkuat SDM dan infrastruktur, reformasi anggaran untuk efisiensi belanja, dan percepatan transformasi ekonomi. APBN diharapkan mampu mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan meskipun menghadapi ketidakpastian global.
Dalam lima tahun terakhir, pagu belanja K/L di DIY mengalami pertumbuhan rata-rata 3,61% per tahun, dengan alokasi tertinggi pada tahun 2024 sebesar Rp14,11 triliun. Secara proporsional, komposisi belanja terdiri atas Belanja Barang 38,37%, Belanja Pegawai 38,10%, Belanja Modal 23,39%, dan Belanja Bansos 0,14%. Pada tahun 2024, realisasi belanja K/L mencapai Rp12,62 triliun atau 97,74% dari pagu, tumbuh 4,11% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pembahasan terkait identifikasi isu-isu pelaksanaan anggaran dari level satuan kerja sampai dengan tingkat kementerian/lembaga dan penilaian kualitas pelaksanaan anggaran satker di wilayah kerja Kanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta sekaligus rekomendasi berbagai permasalahan struktural dalam pelaksanaan anggaran dapat dicermati pada Laporan Reviu Pelaksanaan Anggaran (RPA) Kanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta Semestar II Tahun Anggaran 2024. Laporan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan tugas Kanwil DJPb sesuai amanat PMK 195/PMK.05/2018 tentang Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Kementerian Negara/Lembaga.
Selengkapnya Laporan RPA Semester II TA 2024 dapat diakses di sini!




