Pandemi Covid-19 secara nasional maupun regional Jawa Barat pada periode Triwulan III 2022 semakin terkendali dan pengaruhnya terhadap perekonomian Jawa Barat semakin berkurang. Di sisi lain, perekonomian global dengan prospek yang terus melemah memberikan pengaruh yang cukup besar kepada laju perekonomian nasional dan regional. Gejolak harga minyak dunia menyebabkan goncangan dan berdampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada tahun 2022, subsidi dan kompensasi energi yang berasal dari dana APBN mengalami peningkatan 3 (tiga) kali lipat dari Rp152 triliun menjadai Rp502 triliun, dan angka ini masih terus meningkat. Pemberian subsidi dan kompensasi seharusnya diberikan dan dirasakan oleh masyarakat yang tidak mampu. Pada kenyataannya subsidi dalam hal ini Bahan Bakar Minyak (BBM) dinikmati sebagian besar oleh kelompok masyarakat yang mampu.
Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.


