Kinerja keuangan pemerintah konsolidasian di Provinsi Jawa Barat sampai dengan 30 September 2025 menunjukkan dinamika fiskal yang terkendali di tengah tekanan belanja dan kebutuhan pembiayaan pembangunan. Pendapatan konsolidasian tercatat sebesar Rp113,92 triliun, yang masih didominasi oleh penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pada periode yang sama, belanja konsolidasian mencapai Rp115,55 triliun, dengan porsi terbesar pada belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal, sehingga secara konsolidasi tercatat defisit anggaran sebesar Rp1,63 triliun yang selanjutnya ditutup melalui pembiayaan netto.
Dari sisi operasional dan posisi keuangan, pemerintah konsolidasian masih menunjukkan ketahanan fiskal yang baik. Meskipun Laporan Operasional mencatatkan defisit sebesar Rp7,93 triliun, posisi neraca per 30 September 2025 tetap kuat dengan total aset sebesar Rp950,30 triliun, kewajiban sebesar Rp98,99 triliun, dan ekuitas sebesar Rp851,31 triliun. Kondisi tersebut mencerminkan kapasitas fiskal pemerintah pusat dan daerah di Jawa Barat yang masih memadai dalam menjaga kesinambungan fiskal serta mendukung pelaksanaan program pembangunan secara berkelanjutan.
Simak laporan lengkapnya melalui tautan berikut: Klik Disini.






