Kajian Fiskal Regional

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan III Tahun 2025

Perekonomian Jawa Barat triwulan III 2025 menunjukkan kinerja yang solid di tengah ketidakpastian global, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp759,80 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 5,20 persen (y-on-y) yang melampaui capaian pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh Jasa Perusahaan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata dan tingkat hunian hotel. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tetap mendominasi PDRB dengan porsi 65,15 persen, diperkuat program Makanan Bergizi Gratis dan meningkatnya belanja masyarakat.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan II Tahun 2025

Perekonomian Jawa Barat triwulan II 2025 mencatatkan capaian positif, ditandai dengan laju pertumbuhan sebesar 5,23 persen (y-on-y), lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang mencapai 5,12 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp459,80 triliun (ADHK) dan Rp755,19 triliun (ADHB), menunjukkan tren akselerasi dari triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor-sektor utama seperti industri pengolahan, perdagangan besar-eceran, transportasi, serta jasa lainnya, yang mengalami peningkatan baik dari sisi produksi maupun pengeluaran.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan I Tahun 2025

Perekonomian Jawa Barat pada Triwulan I-2025 menunjukkan performa yang solid dan stabil. Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,98 persen (y-on-y), melampaui pertumbuhan nasional (4,87 persen), dengan PDRB mencapai Rp734,08 triliun (ADHB). Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga (PK-RT) dan konsumsi lembaga nonprofit (PK-LNPRT), serta didukung signifikan oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh 31,89 persen. Industri Pengolahan tetap menjadi kontributor terbesar PDRB.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahunan 2024

Dalam rangka menggambarkan keberhasilan pembangunan pemerintah daerah diperlukan indikator kinerja yang dapat menggambarkan kinerja utama intansi pemerintah atas tugas dan fungsi yang dijalankan. Beberapa indikator makro pembangunan yang ditetapkan antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM), laju pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Gini Ratio. Indikator tersebut merupakan indikator yang bersifat dampak (impact) yang keberhasilan pencapaiannya ditentukan oleh pelaksanaan program/kegiatan yang bersifat sektoral, regional, dan nasional sehingga diperlukan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Selengkapnya dapat diakses melalui tombol Download.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search